Melihat jalannya pertandingan, kedua tim sejatinya sama-sama bermain ngotot. Bahkan, baik Macan Putih atau Laskar Sambernyawa langsung tancap gas untuk mencetak skor di menit-menit awal. Namun demikian, tetap tidak ada gol yang tercipta di sepuluh menit pertandingan.
Sementara itu, permainan di laga ini berjalan dengan intensitas tinggi. Saat Ezra Walian dkk bermain menyerang, pemain Laskar Sambarnyawa langsung bermain rapat di area pertahanan. Membuat skuad Macan Putih sulit untuk mencetak gol.
Sebaliknya, Laskar Sambernyawa juga terus berusaha untuk mencetak gol melalui serangan balik. Bahkan, aksi dari Kastaneer, sang striker Persis Solo, kerap mengancam gawang Macan Putih. Untungnya, lini pertahanan Persik Kediri masih bisa mengantisipasinya. Begitupun dengan Leonardo Navacchio, penjaga gawang Macan Putih.
Selanjutnya, situasi mulai memanas ketika Persik Kediri mendapat peluang emas berupa tendangan penalti. Kala itu, Ezra Walian, sang kapten Macan Putih turun langsung untuk mengeksekusinya. Melalui tendangan kerasnya, bola itu pun melesak ke dalam gawang Persis Solo. Seketika, papan skor berubah menjadi 1-0 di menit 19'.
Meski unggul, skuad Macan Putih tetap tidak bisa bernafas lega. Pasalnya, Persis Solo juga beberapa kali berusaha menyamakan kedudukan.
Menariknya, papan skor tak berakhir dengan skor 1-0 di babak pertama pertandingan ini. Skuad Persik Kediri kembali berhasil menambah keunggulannya saat memasuki babak tambahan waktu. Kali ini, sang striker Persik Kediri Jose Enrique yang berhasil membobol gawang Laskar Sambernyawa. Papan skor pun berubah menjadi 2-0 di menit 45+1'. Skor ini pun bertahan hingga turun minum.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian