KEDIRI, JP Radar Kediri- Laga Persik Kediri menjamu Persis Solo di depan mata. Stadion Brawijaya akan menjadi saksi pertarungan dua tim dengan nama besar di Liga Indonesia.
Terlebih, kedua kesebelasan sama-sama menggandeng pelatih baru. Sama halnya dengan kebersamaan Macan Putih dengan Marcos Reina Torres.
Manajemen Persis Solo juga baru saja mengganti posisi juru taktik mereka. Dari yang sebelumnya ditukangi Peter de Roo, kini dipercayakan pada Milomir Seslija.
“Mereka baru bermain satu pertandingan dibawah pelatih baru. Kami sudah melihat apa yang telah dilakukan oleh mereka dibawah pelatih baru,” ujar Marcos.
Sayangnya, pertandingan terakhir masing-masing tim di BRI Super League berakhir tragis. Persik Kediri dicukur tiga gol tanpa balas oleh Persita Tangerang.
Lebih parah lagi, Laskar Sambernyawa dibantai Dewa United dengan skor akhir 5-1. Bermain di depan pendukung setianya, tak ada alasan bagi Ezra Walian dkk untuk kalah.
Support dari pemain ke-12 menjadi pelecut semangat tim. Namun begitu, Macan Putih harus tetap waspada dengan kebangkitan sang lawan.
“Kami tetap melihat semuanya yang dilakukan Persis selama musim berjalan. Ya, jadi saya mencoba mengenal mereka sebaik mungkin,” tegas pelatih asal Spanyol tersebut.
Menurutnya, tim pelatih sudah berusaha keras menggali apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan Laskar Sambernyawa. Baik dari segi tim maupun individu pemain.
Lalu pada Rabu (24/12), skuad Macan Putih sudah mulai mengeksekusi strategi permainan yang disiapkan tim pelatih.
Seperti biasanya, Marcos membagi anak asuhnya menjadi dua tim. Lalu mereka melakukan game internal.
“Di lapangan, kami juga bekerja untuk menghadapi situasi dimana kami mungkin akan terluka oleh lawan,” ucap pelatih 40 tahun itu.
Seperti diketahui, Persik Kediri bakal melakoni laga melawan Persis Solo pukul 15.30 WIB pada Sabtu besok (27/12).
Laga ini menjadi pertandingan terakhir Macan Putih di tahun ini. Setelahnya, Persik Kediri akan menghadapi Persib Bandung pada 5 Januari 2026.
Editor : Andhika Attar Anindita