KEDIRI, JP Radar Kediri– Musim hujan menjadi momok tersendiri bagi skuad Macan Putih. Khususnya saat menjalani laga kandang di Stadion Brawijaya. Pasalnya, markas Persik Kediri ini rawan menjadi “rawa” saat hujan deras melanda.
Musim lalu, lapangan Stadion Brawijaya tersebut tergenang air kala Persik tengah menjamu PSS Sleman (19/1).
Akibatnya, kedua tim tidak bisa memaksimalkan permainan. Lantaran aliran bola yang tak sempurna.
“Kami menyiapkan dua tangki mobil penyedot air untuk antisipasi bila ada genangan,” kata Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri Tri Widodo.
Terkait kondisi rumput, dia mengklaim tengah melakukan perawatan secara intensif. Mulai dari pemupukan hingga pemotongan rumput secara rutin. Dia pun meyakinkan bahwa lapangan telah siap digunakan untuk menjamu Persis Solo.
“Lapangannya istimewa. Dua hari beruntun sudah kami ratakan sambil dipotong. Kemarin sudah kami pupuk dan sekarang sudah mulai hijau,” jelentrehnya.
Lebih lanjut pada Jumat akan digelar official training. “Kami potong lagi, kami ratakan lagi biar nyaman untuk passing,” imbuh Widodo.
Sementara itu, perbaikan lampu juga masih terus berjalan. Dia mengatakan bahwa pihak vendor tengah melakukan penataan cahaya di Stadion Brawijaya. Penataan cahaya itu sendiri dijadwalkan selesai pada Rabu (24/12) malam.
“Hari ini (Rabu, Red) terakhir aiming plus menghitung berapa jumlah lux-nya. Kalau sudah terhitung, tertulis, dan tercatat oleh pihak vendor akan kami jadikan bahan untuk laporang ke PT Liga. Kami akan bersurat,” tandasnya.
Seperti diberitakan, Persik Kediri bakal menjamu Persis Solo di Stadion Brawijaya pada Sabtu (27/12) nanti.
Pertandingan akan berlangsung pada 15.30 WIB. Karenanya, ketersediaan penerangan tidak menjadi krusial dalam laga ini.
Editor : Andhika Attar Anindita