KEDIRI, JP Radar Kediri– Persik Kediri akhirnya bisa menjamu Persis Solo di Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Kabar yang sangat melegakan skuad dan suporter Macan Putih.
Sebab, pihak kepolisian sempat tidak memberikan lampu hijau untuk penyelenggaraan pertandingan tersebut.
Namun, pertandingan Persik Kediri melawan Persis Solo tetap mendapat perhatian khusus pihak kepolisian. Sebab, ada potensi besar suporter tamu akan nekat datang ke Stadion Brawijaya.
Karenanya, polisi akan menyiapkan jumlah personel pengamanan yang lebih besar dibanding laga kontra Semen Padang FC.
“Kami siapkan kurang lebih delapan ratus enam puluh sekian (860-an personel),” kata Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setya Budhi.
Di samping itu, pihaknya juga melibatkan anggota kepolisian dari resor lainnya. Meliputi dari Polres Kediri, Blitar, Tulungagung, dan Jombang.
Tak hanya itu, pihaknya juga meminta bantuan ke Satbrimob dan Dalmas Polda Jatim. Menurutnya, pengamanan ekstra itu tidak terlepas dari apa yang telah terjadi di musim-musim sebelumnya.
Yang mana, suporter tamu tetap datang meskipun regulasi BRI Super League sudah jelas melarang.
“Sehingga pola-pola pengamanan harus kita susun bersama terkait dengan kedatangan, jalur yang dilewati, kemudian nanti di stadion di posisi mana,” jelas perwira yang akrab disapa Iwan itu.
Informasi yang dihimpun, suporter Persis Solo yang nekat bertandang akan ditempatkan pada tribun khusus.
Sementara, total suporter yang diperkirakan hadir ada sebanyak seribu lebih. Lalu mereka dikabarkan akan datang ke Kediri dengan kendaraan bus.
“Untuk seluruh masyarakat Kota Kediri atau suporter kami harapkan untuk sama-sama bisa menjaga ketertiban,” pesannya.
Terlebih, laga ini berlangsung masih dalam nuansa natal dan tahun baru. “Banyak kegiatan masyarakat, tentunya keamanan dan kenyamanan harus kita utamakan untuk Kediri,” imbuh Iwan.
Terpisah, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri Tri Widodo mengaku telah menyiapkan tribun khusus sebagai antisipasi kehadiran suporter tamu.
Nantinya, mereka akan dialokasikan ke tribun very important person (VIP) B, Utama B, dan Ekonomi D.
“Tiga tribun, tiga blok. Itu hanya antisipasi saja kalau mereka datang dengan jumlah besar,” katanya pria berkumis itu.
Terlepas dari itu, dia menerangkan bahwa penjualan tiket telah dibuka sejak Selasa (23/12) kemarin dengan kuota sebanyak enam ribu tiket.
Sementara, pembelian tiket hanya bisa dilakukan di komunitas resmi suporter Persik Kediri. “Harapannya suporter Kediri harus menghabiskan tiket yang kami jual,” tandasnya.
Seperti diketahui, Persik Kediri sempat dilarang menjamu Persis Solo di Stadion Brawijaya. Sebab utamanya lantaran hasil re-risk assesment yang masih kurang. Lalu, potensi kehadiran suporter tamu juga menjadi pertimbangan tersendiri bagi pihak kepolisian.
Namun demikian, laga tersebut tetap bisa berlangsung di kandang Macan Putih setelah pihak kepolisian berkomunikasi intens dengan panpel Persik Kediri. Utamanya terkait skema atau pola pengamanan.
Editor : Andhika Attar Anindita