Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bos Persik Kediri Arthur Irawan Tak Puas Performa Tim, Tegaskan Target Bukan di Papan Bawah

Emilia Susanti • Selasa, 2 Desember 2025 | 15:43 WIB
Bos Persik Kediri Arthur Irawan.
Bos Persik Kediri Arthur Irawan.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Perjalanan Persik Kediri di B8RI Super League jauh dari kata memuaskan. Meski putaran pertama belum berakhir, poin yang dikantongi Macan Putih terbilang kecil.

Jauh dari kata layak untuk menyandang status tim papan atas. Itu tak terlepas dari performa buruk tim.

Hingga pertandingan ke-13, Ezra Walian dkk hanya mampu mengantongi 15 poin. Perolehan poin ini berasal dari empat kemenangan dan tiga seri.

Sementara, enam laga lainnya, skuad Macan Putih hanya bisa gigit jari lantaran mendera kekalahan. Hasil buruk ini pun membuat Persik Kediri beberapa kali menyandang status tim papan bawah.

“Selama musim ini kami memang belum maksimal,” aku Direktur Pengembangan Bisnis Persik Kediri Arthur Daniel Irawan.

Namun demikian, dia meyakinkan manajemen akan terus melakukan evaluasi. Pria yang juga pernah mengenakan seragam Macan Putih itu juga berjanji akan memperbaiki performa tim dan bekerja lebih keras untuk menghadapi pertandingan yang masih tersisa.

“Pastinya selama saya di Persik visi kami bukan di papan bawah dan itu PR (pekerjaan rumah, red) kami semua untuk kerja keras lagi dan memaksimalkan laga-laga sisanya,” tuturnya.

Apa yang dikatakan Arthur memang benar. Pada putaran pertama, skuad Macan Putih masih menyisakan empat pertandingan.

Tim lawan yang telah menanti antara lain Persita Tangerang, Persis Solo, Persib Bandung, dan Arema FC.

Sementara, pada putaran kedua akan ada 17 pertandingan. Praktis, total yang tersisa adalah sebanyak 21 laga. “Jadi ini udah mau putaran kedua, pasti kami mau lebih baik lagi,” tandas Arthur.

Kendati demikian, Persik Kediri tidak bisa beralasan lagi dengan banyaknya sisa pertandingan.

Pasalnya, selisih poin yang dimiliki skuad Macan Putih dengan lima tim teratas semakin jauh. Jika disandingkan dengan Borneo FC Samarinda, sang pemuncak klasemen, selisih poinnya bagai langit dan bumi. Yaitu sebesar 18 poin.

Namun, bila dibandingkan dengan tim yang menempati peringkat lima masih terbilang realistis.

Kini, posisi tersebut diduduki oleh PSIM Yogyakarta dengan perolehan 22 poin. Artinya, selisih poin dengan skuad Macan Putih hanya tujuh poin. Catatannya, skuad Macan Putih tidak boleh kehilangan poin lagi di laga-laga mendatang!

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#arthur irawan #persik kediri