KEDIRI, JP Radar Kediri - Persik Kediri akhirnya bisa merasakan lagi kemenangan di BRI Super League.
Melawan Semen Padang FC, skuad Macan Putih mampu mengamankan tiga poin dengan skor 2-1. Kemenangan ini terasa lebih emosional.
Lantaran kebersamaan Ong Kim Swee dengan Macan Putih resmi berakhir. “Stadion Brawijaya selalu memberikan keputusan yang positif,” kata Head Coach Persik Kediri Ong Kim Swee.
Pada laga ini, skuad Macan Putih langsung bermain ngotot di babak pertama pertandingan. Serangan demi serangan pun dilancarkan oleh Ezra Walian dkk.
Hingga akhirnya, gol pembuka berhasil diciptakan oleh sang Macan Putih. Tidak lain adalah Jose Enrique.
Striker Persik Kediri yang berhasil melepaskan sundulan mautnya ke gawang Semen Padang FC di menit 16'. Praktis, papan skor di Stadion Brawijaya seketika berubah menjadi 1-0.
Keunggulan ini membuat kepercayaan diri pemain Macan Putih meningkat. Mereka semakin berani untuk melancarkan serangan demi serangan.
Upaya itu pun berakhir dengan manis. Berkat kerjasama epik pemain, Ezra Walian sukses menambah koleksi golnya di BRI Super League.
Kala itu, dia memanfaatkan dengan baik umpan yang datang dari Pedro Matos. Dengan sontekan kaki kanannya, dia berhasil mengubah papan skor di Stadion Brawijaya menjadi 2-0.
Sayangnya, performa Macan Putih menurun saat babak kedua pertandingan. Tekanan demi tekanan pun mampu diberikan oleh Kabau Sirah.
Skuad Semen Padang FC berhasil memperkecil ketertinggalannya. Adalah Samuel Simanjuntak yang menjadi aktornya.
Melalui tendangan kaki kirinya, bola itu melesat ke gawang yang dijaga ketat oleh Leonardo Navachhio, kiper Persik Kediri.
Sehingga, papan skor kembali berubah menjadi 2-1. Itu terjadi pada menit 77'. Untungnya, skor ini pun tak mengalami perubahan hingga pertandingan berakhir.
Menurutnya, seluruh pemain telah memberikan permainan terbaiknya di pertandingan ini. Sehingga kemenangan yang didapatkan pada Kamis (27/11) sore layak didapatkan oleh Macan Putih.
Sementara itu, Head Coach Semen Padang FC Dejan Antonic mengaku kecewa dengan hasil pertandingan.
Menurutnya, timnya seharusnya bisa mendapatkan poin meskipun hanya satu. “Saya pikir kami punya kesempatan besar untuk dapat poin di sini,” katanya saat press conference.
Meski begitu, dia mengklami permainan anak asuhnya sudah berkembang lebih baik. Itu dibuktikan dengan performa tim saat babak kedua.
Menurutnya, Samuel dkk mampu menciptakan lebih banyak peluang. “Babak kedua lebih organize dan disiplin. 45 menit babak kedua, kami punya peluang bagus sekali,” akunya.
Ke depan, dia akan terus bekerja keras untuk mengeluarkan skuad Kabau Sirah dari zona degradasi.
Dia mengatakan akan membalas kekalahan di Stadion Brawijaya ini pada pertemuan kedua. Yakni pada putaran kedua kompetisi.
“2-1 untuk Kediri, nanti kami ketemu lagi semoga kami bisa ambil lagi,” tandas Dejan Antonic.
Editor : Andhika Attar Anindita