KEDIRI, JP Radar Kediri - Pertandingan babak kedua Persik Kediri melawan Semen Padang FC membuat pertandingan memanas.
Siapa sangka, ketertinggalan dua gol membuat skuad Kabau Sirah mengamuk. Untungnya, Ezra Walian dkk mampu mengantisipasi serangan dengan baik.
Sehingga keunggulan 2-1 mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir. Pada babak kedua pertandingan, Semen Padang FC melakukan penyegaran pemain.
Tak tanggung-tanggung, Head Coach Semen Padang FC Dejan Antonic langsung menarik tiga pemainnya.
Meliputi Armando Obet Oropa, Abrizal Umanailo, dan Setiawan. Ketiganya kemudian digantikan oleh Febrian Tri Yanto, Firman Juliansyah, dan Ripal Wahyudi.
Menariknya, kehadiran ketiganya mampu membawa perubahan untuk permainan Kabau Sirah. Permainan yang membuat situasi makin mengkhawatirkan situasi Persik Kediri.
Pasalnya, skuad Kabau Sirah mampu memberikan serangan bertubi-tubi ke Macan Putih. Membuat Leonardo Navachhio harus bekerja lebih keras di pertandingan ini.
Mirisnya, tekanan yang dilakukan Kabau Sirah membuat permainan Persik Kediri tidak bisa berkembang.
Bahkan konsentrasi pemain Macan Putih mulai goyah. Seolah-olah penyakit lama Persik Kediri kambuh lagi.
Hingga arkhirnya, Semen Padang pun sukses memperkecil ketertinggalannya. Adalah Samuel Simanjuntak pemain yang berhasil melepaskan tendangan melalui kaki kirinya pada menit 77'. Sehingga, papan skor seketika berubah menjadi 2-1.
Selanjutnya, Semen Padang FC terus-menerus menyerang Macan Putih hingga menjelang 90 menit pertandingan.
Namun demikian, skuad Macan Putih mulai bermain bertahan saat memasuki babak tambahan waktu.
Meski wasit memberikan tambahan waktu lima menit, skor akhir pertandingan tak mengalami perubahan. Tetap 2-1 untuk kemenangan tuan rumah persik Kediri.
Editor : Andhika Attar Anindita