KEDIRI, JP Radar Kediri– Macan Putih dan Macan Kemayoran akan bertarung di Stadion Manahan, Solo, pada Kamis (20/11) malam.
Pertarungan diprediksi bakal berjalan sengit mengingat kedua tim sama-sama pincang. Terlebih lagi, keduanya memiliki tujuan yang sama. Meraih poin penuh.
Walau berat, skuad Macan Putih tetap patut bersyukur. Pasalnya, pertandingan akan berlangsung di stadion netral. Di Stadion Manahan.
Praktis dukungan suporter dari tribun tidak sebanyak bila bermain di Jakarta International Stadium (JIS).
Bukan hanya itu. Head Coach Persik Kediri Ong Kim Swee merasa lebih diuntungkan dari sisi yang lain.
Adalah kelengkapan fasilitas stadion. Juga dengan kondisi lapangan yang bagus. Sehingga, dia meyakini permainan akan lebih lancar dengan kondisi-kondisi tersebut.
“Saya percaya lapangan di Solo akan memberikan corak permainan yang baik. Saya percaya kedua-dua pasukan, kedua-dua tim akan menunjukkan satu pertandingan yang cukup menarik,” ujarnya.
Untuk diketahui, sang Macan Kemayoran-julukan Persija Jakarta tidak bisa menjamu Macan Putih di rumahnya sendiri.
Pasalnya, rumput di JIS sempat hancur pasca digunakan untuk konser NCT (Neo Culture Technology) Dream.
Yakni band asal Korea Selatan yang manggung pada 27 dan 28 September lalu. Kini, rumput di JIS pun tengah dalam masa perawatan.
Sebelumnya, Manajer Tim Persik Kediri Mochamad Syahid Nur Ichsan mengatakan situasi itu memang terbilang menguntungkan.
Pasalnya, jarak markas Macan Putih ke venue pertandingan menjadi lebih dekat. Sehingga, Ezra Walian dkk bisa menghemat waktu dari segi perjalanan.
“Bermain di Solo, kami bisa lebih menghemat waktu lebih banyak tentunya. Tetapi faktor-faktor tersebut bukan menjadi penentu hasil juga kan tentunya,” kata Syahid.
Editor : Andhika Attar Anindita