Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

ILeague Cek Stadion Brawijaya Jadi Markas Persik Kediri, Soroti Intensitas Cahaya

Emilia Susanti • Sabtu, 15 November 2025 | 13:00 WIB
Operator Liga memeriksa kondisi Stadion Brawijaya Kota Kediri.
Operator Liga memeriksa kondisi Stadion Brawijaya Kota Kediri.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Laga kandang Persik Kediri di BRI Super League masih belum jelas. Meski perbaikan lampu sudah rampung, skuad Macan Putih harus menunggu keputusan dari I.League.

Pasalnya, ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi. Salah satunya terkait dengan intensitas pencahayaan. Sesusai regulasi, pencahayaan di stadion harus mencapai 1.600 lux.

Pada Kamis malam (13/11), pihak I.League tampak mendatangi Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Tujuannya tidak lain adalah melakukan verifikasi ulang terhadap pencahayaan.

Oleh karenanya, verifikasi berlangsung pada malam hari. Pantauan koran ini, proses verifikasi sempat terkendala hujan.

Sehingga, verifikasi yang semula dijadwalkan pukul 18.00 WIB mundur. Yakni menjadi sekitar pukul 20.00 WIB.

“PT LIB ini memverifikasi terkait lux-nya kami. Kemarin lux-nya kami sudah diukur tetapi ini diverifikasi lagi untuk dikirimkan ke PT LIB,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri Candra Maharanto.

Dalam verifikasi tersebut, pengecekan intensitas cahaya dilakukan di 96 titik. Mulai dari sudut, pinggir, dan tengah lapangan.

Menurut pengukuran dari vendor, pencahayaan di stadion sudah mencapai 1.600 lux. Namun demikian, hasil tersebut bisa berbeda dengan yang dilakukan oleh pihak I.League.

“Antara lux kami dan PT LIB mungkin berbeda jadi diukur lagi. Yang pasti nanti (hasil, Red) dikasih ke kami, kurangnya apa, besok akan kami perbaiki,” beber pria yang akrab disapa Candra itu.

Dia menambahkan karena kalau tidak diperbaiki bisa jadi laga kandang belum bisa digelar di Stadion Brawijaya.

Seperti diberitakan, Persik Kediri terpaksa mengungsi dari Stadion Brawijaya pada beberapa laga kandangnya.

Hingga pertandingan ke-11, skuad Macan Putih tercatat hanya bermain di kandang sendiri sebanyak dua kali.

Yaitu saat menjamu Malut United FC (12/9) dan PSM Makassar (25/10). Sementara, dua laga kandang lainnya, Persik Kediri terpaksa menggunakan Gelora Joko Samudro, Gresik. Yakni kala melawan Madura United FC (16/8) dan Persebaya Surabaya (7/11).

Editor : Andhika Attar Anindita
#ILeague #persik kediri #stadion brawijaya kediri #intensitas cahaya