KEDIRI, JP Radar Kediri– Dua penggawa muda Macan Putih kembali ikuti training center (TC) tahap dua Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23.
Tidak lain adalah Wigi Pratama dan Rifqi Ray Farandi. Hal itu juga yang membuat keduanya absen di laga kontra Persebaya Surabaya (7/11).
Manajer Tim Persik Kediri Mochamad Syahid Nur Ichsan memastikan absennya kedua pemain tidak akan mempengaruhi tim. Terlebih lagi ada kelonggaran di dalam regulasi.
Pasalnya, ketika ada dua pemain muda atau lebih yang bergabung dengan timnas maka tim tidak harus memasukkan nama pemain muda sebagai starter.
“Jadi kami memanfaatkan advantage (dari regulasi, red) itu juga,” kata manajer yang akrab disapa Syahid itu.
Lebih dari itu, dia berharap dua pemain muda Persik bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya selama TC.
Terutama saat diberi kesempatan untuk turun laga uji coba nanti. Yaitu melawan Timnas Mali pada 15 dan 18 November.
“Mudan-mudahan di dua uji coba ini mereka bisa memberikan yang terbaik sehingga mereka bisa masuk dalam skuad yang terdaftar ke SEA Games,” harapnya.
Sementara itu, Head Coach Persik Kediri Ong Kim Swee menekankan dua anak asuhnya patut memanfaatkan peluang TC ini dengan baik. Mengingat tak semua pemain muda mendapat panggilan tersebut.
“Ini akan memberikan pengalaman yang baik. Ini penting untuk masa depan mereka dimana peluang-peluang yang seperti ini bukan mudah untuk didapati sembarang pemain,” kata pelatih yang biasa disapa Ong itu.
Pria berkacamata itu berpesan agar Wigi dan Rifqi bisa menimba ilmu sebanyak-banyaknya selama TC. Pasalnya, gaya permainan di Timnas U23 pastinya akan berbeda saat di klub.
Tak hanya itu, Ong juga berharap dua pemainnya memiliki rasa kompetitif untuk bisa masuk skuad utama Timnas U23.
“Di Timnas U23 sekarang saya lihat pemain-pemain yang cukup berkualitas jadi mereka harus bersaing secara sehat. Ini penting untuk mereka mendapatkan pengalaman,” pesan pelatih asal Malaysia tersebut.
Editor : Andhika Attar Anindita