GRESIK, JP Radar Kediri - Laga derby Persik Kediri melawan Persebaya Surabaya berjalan sengit pada Jumat (7/11) malam.
Meski bermain di Gelora Joko Samudro, Gresik, semangat skuad Macan Putih seakan makin membara.
Tekanan yang didapatkan Ezra Walian dkk pun mampu diantisipasi dengan baik. Karenanya, pertandingan babak pertama berjalan dengan skor kacamata.
Pada babak pertama, Head Coach Persik Kediri Ong Kim Swee tampak merotasi pemain. Beberapa nama pemain yang selama ini jarang turun pun bermain sebagai starter. Adalah Yusuf Meilana dan Moch. Supriadi.
Menariknya, kehadiran dua pemain tersebut nampak memberikan warna tersendiri dalam permainan Macan Putih.
Bahkan Yusuf Meilana beberapakali sukses mematahkan serangan dari Gali Freitas. Yakni Penyerang sayap kanan Green Force.
Sementara, aksi dari Supriadi juga membuat pemain Persebaya Surabaya kewalahan. Sayangnya, upaya-upaya yang telah dilakukan skuad Macan Putih belum berbuah manis.
Sebaliknya, mereka juga sering dibuat kewalahan oleh Rivera dkk. Untung saja, para pemain Persik Kediri mampu bermain solid. Karenanya, pertandingan babak pertama harus berakhir tanpa adanya gol. Alias 0-0.
Saat babak kedua dimulai, pelatih kepala masing-masing tim belum ingin merotasi pemainnya di lapangan.
Sementara, permainan di lapangan Gelora Joko Samudro, Gresik berjalan makin ketat. Kedua tim sama-sama mencoba menekan satu sama lain.
Sialnya, Persik Kediri harus terlebih dahulu mengakui keunggulan Persebaya Surabaya. Pada menit 52' pertandingan, Catur Pamungkas berhasil melepaskan tandukan atas bola mental yang didapatkan di depan gawang Macan Putih.
Bola itu pun kemudian melesat masuk ke gawang Persik Kediri. Sehingga, papan skor seketika berubah menjadi 0-1.
Untungnya, semangat skuad Macan Putih belum luntur. Meski tertinggal, mereka tampak terus berupaya menyamakan kedudukan.
Hingga akhirnya, gol yang ditunggu-tunggu Persikmania pun datang. Ya, selang sepuluh menit, Ezra Walian dkk berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Adalah Jose Enrique. Sang striker Macan Putih yang sukses menanduk umpan dari Ezra. Dengan gol ini, permainan seperti dimulai lagi.
Sementara itu, Persik Kediri semakin berusaha bermain menekan usai menyamakan kedudukan. Peluang-peluang berbahaya pun berhasil diciptakan.
Salah satunya ketiga Williams Lugo melepaskan tendangan kerasnya ke gawang Green Force. Sayangnya, bola itu masih ditepis oleh Ernando Ari, kiper Persebaya Surabaya.
Nahasnya, fokus pemain Macan Putih tampak menurun jelang pertandingan berakhir. Buktinya, para pemain Green Force tampak mudah menembus pertahanan Macan Putih.
Beruntungnya, finishing touch dari Persebaya Surabaya masih lemah. Sehingga, gawang Leonardo Navacchio pun tidak kebobolan lagi.
Meski ada tambahan waktu, kedua tim ternyata tidak mampu menambah golnya. Karenanya, pertandingan berakhir dengan skor 1-1.
Editor : Andhika Attar Anindita