KEDIRI, JP Radar Kediri- Waktu terus berjalan. Deadline perbaikan lampu di Stadion Brawijaya semakin dekat.
Tinggal hitungan jari menuju deadline. Praktis, pihak vendor harus mengebut proses renovasi di sisi penerangan. Tenggat waktu perbaikan lampu stadion ini adalah 9 November 2025.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Indun Munawaroh mengaku optimistis.
Dia yakin pengerjaan tersebut dapat rampung tepat waktu. "Kami dari pihak DLHKP tetap optimis selesai sebelum tanggal 9. Tanpa mengurangi kuantitas dan kualitas pekerjaan," tegas wanita yang biasa disapa Indun itu.
Mengenai laga Persik menjamu Persebaya, dia mengaku telah berkoordinasi dengan Direktur Persik Kediri Souraiya Farina Alhaddar. Hanya saja, mengenai izin, Indun tidak memiliki kewenangan atas hal tersebut.
"Boleh tidaknya bermain di Brawijaya kan yang memberikan izin adalah pihak kepolisian. Seperti yang beredar selama ini," tekannya.
Untuk diketahui, laga derby ini akan berlangsung malam hari pada Jumat (7/11). Tepatnya pukul 19.00 WIB.
Praktis, perbaikan lampu harus rampung sebelum laga tersebut jika ingin laga tetap di Stadion Brawijaya. Tak ayal, manajemen Persik Kediri terus berkoordinasi dengan pihak DLHKP.
Terlepas dari itu, pihak kepolisian sebelumnya telah memutuskan menangguhkan rekomendasi untuk panitia pelaksana Persik Kediri menggelar laga di Stadion Brawijaya.
Pasalnya, berdasarkan re-risk assesment pihak kepolisian, Stadion Brawijaya hanya mendapatkan nilai 42,8 persen.
Sementara nilai minum yang harus didapatkan adalah 60 persen. Karenanya, Polres Kediri Kota belum bisa mengeluarkan rekomendasinya.
Namun ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Adalah dengan menyelesaikan perbaikan-perbaikan fasilitas yang telah direkomendasikan oleh pihak kepolisian.
Editor : Andhika Attar Anindita