"Setiap tim memerlukan permainan di tempat sendiri. Tapi kami sampai bisa kapan bermain di kandang sendiri," ujar Ong.
Baca Juga: Persik Kediri Kalah dari PSIM Yogyakarta, Ze Valente Bobol Gawang Macan Putih
Pelatih asal Malaysia itu menyoroti tidak adilnya kompetisi yang dialami skuad Macan Putih. Hingga pekan ke-11 BRI Super League, Persik hanya dua kali benar-benar bermain di kandang sendiri, Stadion Brawijaya, yaitu saat melawan Malut United FC (12/9) dan PSM Makassar (25/10). Satu laga kandang lainnya terpaksa digelar di Stadion Joko Samudro, Gresik, melawan Madura United.
"Apabila main di luar, keuntungan untuk tim lawan. Contohnya dengan Persebaya, di mana kami harus main? Di Surabaya? Tapi statusnya kami home. Ini memberi keuntungan untuk Persebaya. LIB harus mempertimbangkan ini," kritiknya.
Baca Juga: Persik Kediri vs PSIM Yogyakarta, Skor Kacamata Hiasi Babak Pertama
Ketidakpastian venue melawan Persebaya terjadi karena Polres Kediri Kota belum memberikan izin penyelenggaraan laga di Stadion Brawijaya. Alasannya, hasil re-risk assessment belum memenuhi nilai minimal 60 persen.
Namun, kepolisian masih memberikan kelonggaran dengan syarat semua rekomendasi perbaikan harus diselesaikan sebelum H-3 pertandingan. Jadwal pertandingan Persebaya Surabaya akan digelar Jumat (7/11) mendatang.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian