BANTUL, JP Radar Kediri - Pertandingan babak kedua Persik Kediri menantang PSIM Yogyakarta berjalan memanas.
Imbas skor kacamata di babak pertama, kedua tim tampak meningkatkan intensitas permainannya. Hanya saja, Persik Kediri harus mengakui keunggulan PSIM Yogyakarta dengan skor 2-1.
Pada babak kedua ini, Head Coach Persik Kediri Ong Kim Swee tampak menarik satu pemainnya. Adalah Wigi Pratama, pemain muda Macan Putih.
Selanjutnya, pelatih berkacamata itu menunjuk M. Khanafi untuk mengisi posisi yang ditinggalkan. Menariknya, skuad Macan Putih sempat bermain menekan saat peluit tanda babak kedua dimulai.
Namun entah apa yang terjadi, pemain Macan Putih seperti kehilangan fokus. Karenanya, PSIM Yogyakarta berhasil membobol gawang yang dijaga ketat oleh Leonardo Navacchio.
Adalah Nermin Haljeta, sang striker Laskar Mataraman yang sukses melepaskan tendangan dari sisi kiri gawang Macan Putih.
Sehingga papan skor seketika berubah menjadi 1-0 pada menit 49' untuk keunggulan PSIM Yogyakarta, sang tuan rumah.
Selang beberapa menit, Ze Valente dkk sukses membobol gawang Leo Navacchio lagi. Untung saja gol itu dianulir sehingga skor tetap 1-0.
Namun demikian, ujian berat Macan Putih belum berakhir. Pasalnya, Henhen Herdiana melakukan kesalahan saat berada di kotak penalti.
Karenanya, Muhammad Taqi Aljaafari Bin Jahari, sang wasit menghadiahi tendangan penalti untuk PSIM Yogyakarta serta memberikan kartu kuning kedua untuk Henhen Herdiana.
Praktis, Henhen pun harus mendapatkan kartu merah di laga ini dan mandi lebih cepat. Sementara itu, Ze Valente pun ditunjuk menjadi eksekutornya.
Peluang ini pun mampi dimanfaatkan dengan baik. Melalui tendangan keras Ze, bola itu melesat ke gawang Macan Putih. Papan skor seketika berubah menjadi 2-0 pada menit 59'.
Untungnya, mental pemain Macan Putih tak langsung kendor. Buktinya, mereka masih bisa memperkecil skor pertandingan.
Yakni bermula dari umpan M. Khanafi yang kemudian dieksekusi dengan baik oleh Ezra Walian. Melalui tendangan keras kapten Macan Putih, papan skor pun menjadi 2-1 di menit 63'.
Usai gol ini, pemain Macan Putih makin bermain ngotot. Bahkan lebih banyak melakukan serangan dibandingkan babak pertama.
Hanya saja, peluang-peluang berbahaya yang tercipta belum mempu untuk menyamakan kedudukan. Sehingga, Persik Kediri tetap pulang ke Kota Tahu dengan tangan kosong.
Editor : Andhika Attar Anindita