KEDIRI, JP Radar Kediri- Pekan ketujuh Persik Kediri di BRI Super League berakhir dengan manis.
Henhen Herdiana dan kawan-kawan sukses meraih kemenangan 0-2 atas Persijap Jepara (27/9).
Menariknya, keunggulan itu didapat ketika skuad Macan Putih itu kalah dalam penguasaan bola.
Fakta menariknya, kemenangan yang didapatkan pada dua laga sebelumnya juga terjadi saat kalah dalam penguasaan bola.
Yakni ketika menghadapi PSBS Biak (29/8) dan Malut United FC (12/9. Dan sebaliknya, kekalahan Persik Kediri terjadi ketika sedang mendominasi permainan.
Seperti saat melawan Madura United FC (16/9) dan Bhayangkara Presisi Lampung FC (19/9).
Kendati demikian, Head Coach Persik Kediri Ong Kim Swee mengaku tidak terlalu mementingkan statistik tersebut. Baginya, dia harus membuat anak asuhnya menang di setiap laga yang akan dihadapi.
“Yang penting bagi saya kami bermain dengan baik dan mendapatkan keputusan yang yang bagus,” tekan pelatih yang akrab disapa Ong itu.
Di sisi lain, Persik Kediri juga memiliki statistik akurasi tembakan yang lebih baik dari lawannya.
Misalnya saja ketika melawan Bali United FC. Pada laga tersebut, akurasi tembakan skuad Macan Putih adalah 60 persen. Sedangkan Bali United FC sebesar 44,4 persen.
Lalu, saat melawan Dewa United Banten FC pun juga sama. Berstatus tim tamu, Persik Kediri mencatatkan akurasi tembakan sebesar 75 persen.
Sementara Dewa United Banten FC sebesar 66,7 persen. Sayangnya, statistik tersebut memang tak berbanding lurus dengan hasil pertandingan.
Pasalnya, Persik Kediri mengalami kekalahan dengan skor 3-1. “Statistik merupakan perkara untuk kami nilai selepas pertandingan,” tutur Ong.
Terlepas dari itu, skuad Macan Putih harus bekerja lebih keras lagi di BRI Super League. Pasalnya, persaingan di papan klasemen saat ini berjalan dengan ketat.
Kini, ada empat tim yang memiliki total poin yang sama dengan Persik Kediri. Artinya, posisi Ezra Walian dkk belum sepenuhnya aman dari ancaman degradasi.
Untuk mengamankan diri, skuad Macan Putih harus melanjutkan tren positifnya di laga selanjutnya. Yakni melawan Borneo FC Samarinda pada 18 Oktober mendatang.
Begini Statistik Possession Ball Persik Kediri:
Persik Kediri 1 v 1 Bali United FC
33% 67%
Persik Kediri 1 v 2 Madura United FC
56% 44%
Persik Kediri 1 v 3 Dewa United Banten FC
48% 52%
Persik Kediri 2 v 1 PSBS Biak
49% 51%
Persik Kediri 2 v 1 Malut United FC
39% 61%
Persik Kediri 0 v 1 Bhayangkara FC
65% 35%
Persik Kediri 2 v 0 Persijap Jepara
46% 54%
Editor : Andhika Attar Anindita