KEDIRI, JP Radar Kediri- Nama Williams Lugo langsung menjadi sorotan di laga terakhir Macan Putih.
Meski baru bergabung, kehadirannya di dalam tim benar-benar memberi efek nyata. Turun perdana di laga melawan Malut United FC, dia sukses menyumbang dua assist.
Dia melengkapi kepingan puzzle terakhir Persik. Pemain yang akrab Lugo ini menjadi pemain asing terakhir yang bergabung dengan skuad Macan Putih.
Bahkan, dia baru mengikuti latihan perdana pada Senin (8/9) lalu. Praktis, kebersamaannya dengan skuad Persik Kediri belum genap seminggu.
Namun, pemain asal Venezuela itu langsung mendapat kepercayaan tim pelatih untuk turun sebagai starter.
“Aku sangat bahagia karena pada akhirnya bisa berkontribusi pada tim,” kata pemain berusia 28 tahun ini.
Performa yang ditunjukkan Lugo saat melawan Malut United FC berhasil menarik simpati ribuan Persikmania.
Meski bermain setengah babak saja, dia benar-benar membuat permainan Macan Putih hidup. Pria asal Caracas Venezuela ini sukses merepotkan pemain lawan.
Skill individunya kerap membuat tim lawan kewalahan. Bahkan, umpan akuratnya pada menit awal laga seakan menyihir deretan bek Malut United.
Mereka hanya dapat menyaksikan bola umpan Lugo tanpa menghadangnya. Crossing manis tersebut dengan mudah ditanduk Jose Enrique.
Head Coach Persik Kediri Ong Kim Swee mengakui bahwa kedatangan Lugo memberikan dampak penting.
Hanya saja, dia tidak ingin terlalu dini dalam menilai. Mengingat masih ada banyak laga yang harus dihadapi.
Lebih dari itu, pelatih berkacamata itu akan terus meningkatkan kemampuan para penggawanya.
“Saya ingin lihat mereka memberi impact yang lebih baik pada laga-laga yang akan datang,” kata pelatih yang biasa disapa Ong itu.
Kini, beban berat otomatis tersemat pada pundak Lugo. Ribuan Persikmania dipastikan bakal menaruh harapan besar padanya. Semoga dia konsisten menampilkan permainan seperti saat laga debut kemarin.
Editor : Andhika Attar Anindita