Malut United FC menjadi tumbal pertama saat kandang Stadion Brawijaya kembali aktif digunakan pada laga BRI Super League. Kekalahan tim tamu pada Jumat (12/9) lalu itu tidak lepas dari keberadaan Persikmania yang memadati stadion.
Mereka hadir untuk memberikan dukungan. Sebuah keuntungan bagi skuad Macan Putih. “Sangat luar biasa. Main di kandang adalah advantage (keuntungan, Red) buat kami. Karena ada pemain kedua belas kami yaitu Persikmania,” ujar pria yang akrab disapa Arthur tersebut.
Arthur mengatakan, dukungan suporter di tribun sangat berharga. Kehadiran ribuan Persikmania itu menjadi suntikan semangat bagi para pemain di lapangan. Kehadiran mereka menjadi amunisi bagi pemain untuk memenangkan pertandingan.
“Mereka (suporter, Red) sangat membantu daya juang tim. Senang bisa bermain lagi di depan Persikmania dan kembali ke kandang. Kandang yang penuh histori,” ungkapnya.
Lebih dari itu, orang nomor satu di Persik Kediri ini berharap skuad Macan Putih bisa konsisten meraih hasil positif di laga-laga berikutnya. Baik itu laga kandang maupun tandang.
“Semoga laga-laga kedepannya bisa maksimal,” harapnya.
Seperti diberitakan, laga melawan Malut United FC merupakan laga pertama Persik Kediri di Stadion Brawijaya pada BRI Super League musim ini. Sebelumnya, skuad Macan Putih terpaksa ngungsi lantaran perbaikan stadion yang belum rampung.
Pada saat melawan Madura United FC beberapa waktu lalu, Ezra Walian dkk pun harus menjamu di stadion alternatif, yaitu Gelora Joko Samudro (GJS), Gresik.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian