KEDIRI, JP Radar Kediri- Laga lanjutan BRI Super League menanti Persik Kediri. Terdekat, skuad Macan Putih akan menjamu Malut United FC pada Jumat (12/9).
Sayangnya, Ezra Walian dkk berpotensi besar kembali menjadi musafir. Pasalnya, perbaikan di Stadion Brawijaya, Kota Kediri saat ini belum rampung.
“Masih gelap,” canda Ketua Panita Pelaksana (Panpel) Persik Kediri Tri Widodo saat ditanyai venue pertandingan melawan Malut united FC.
Menurutnya, laga yang dijadwalkan berlangsung pada malam hari turut menjadi persoalan tersendiri. Pasalnya, ketersediaan cahaya menjadi kebutuhan utama.
Sementara saat ini belum ada perbaikan pada lampu di stadion. “Untuk perbaikan di ruang ganti juga belum selesai,” keluhnya.
Tak cukup di situ, kekhawatiran tidak hanya pada kesiapan stadion. Melainkan juga situasi di Kota Kediri yang cukup panas beberapa hari terakhir.
Kondisi ini membuat ragu pihak kepolisian akan memberikan izin menggelar pertandingan. Lantas, di mana venue pertandingan melawan Malut United FC nanti?
“Di Gresik (Gelora Joko Samudro, Red). Kandang kami di Gresik,” jawab Widodo. Kendati demikian, pria berkumis itu tetap belum bisa memastikan kandang Persik Kediri melawan Malut United FC.
Dia mengatakan akan memberikan perkembangan informasi tersebut. “Nanti diinfo lagi,” tandasnya.
Seperti diberitakan, Persik Kediri terpaksa ngungsi di awal musim BRI Super League 2025/2026.
Sebabnya tidak lain proses perbaikan Stadion Brawijaya Kota Kediri yang belum rampung hingga saat ini.
Karena itulah, panpel mencari stadion alternatif. Lalu GJS pun dipilih untuk menjamu Madura United FC pada pekan kedua Macan Putih.
Editor : Andhika Attar Anindita