Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Gagal Kalahkan Dewa United Banten FC, Persik Kediri Nyungsep ke Zona Degradasi

Emilia Susanti • Minggu, 24 Agustus 2025 | 06:14 WIB

 

KERAS: Pemain Persik Kediri melewati pemain Dewa United Banten FC yang melakukan sliding tackle.
KERAS: Pemain Persik Kediri melewati pemain Dewa United Banten FC yang melakukan sliding tackle.
KEDIRI, JP Radar Kediri– Pecinta klub sepak bola Persik Kediri tentu kecewa dengan tiga laga di awal musim BRI Super League 2025/2026. Tim kebanggan warga Kediri itu belum menunjukkan taringnya sebagai skuad besar yang disegani.  

Digebuk Dewa United Banten FC dengan skor 3-1 membuat Head Coach Persik Kediri Ong Kim Swee menyebut permainan anak asuhnya tidak sesuai harapan. Eks pelatih Persis Solo itu mengaku, ingin mengganti pemainnya sejak babak pertama. 

Baca Juga: Panpel Persik Kediri Optimistis Suporter Bakal Memadati Tribun Stadion Brawijaya saat Jamu Malut United

Bahkan dia tidak ragu ingin mengganti sebelas pemainnya yang ada di lapangan. Hanya saja, hal itu tidak bisa dilakukan mengingat ada regulasi dalam setiap pertandingannya.

“Yang bermain tidak seperti yang kami inginkan, harus saya tukar (ganti, Red),” jelasnya. Ong pun tidak ingin gagal di laga-laga berikutnya. Oleh karena itu, dia akan mengevaluasi para pemain yang dianggap tidak sesuai dengan yang diinginkannya. 

Baca Juga: Pelatih Persik Kediri Ong Kim Swee Bermimpi Jamu Malut United di Stadion Brawijaya Kota Kediri

Seperti diketahui, di tiga laga yang sudah dilakoni, skuad Macan Putih menelan dua kekalahan. Lalu satu pertandingan lainnya berakhir imbang. Praktis, Persik Kediri hanya memiliki satu poin saat ini. 

Dari semua laga yang dilakoni anak asuhnya, dia menekankan pentingnya kesungguhan pemain untuk bersama-sama keluar dari situasi sulit ini. “Saya percaya kami mampu bersaing,” tegas pelatih yang akrab disapa Ong itu.

Baca Juga: Dewa United vs Persik Kediri: Ezra Walian dkk Gagal Curi Poin di Kandang Lawan

Selain itu, pelatih asal Malaysia itu ingin menekankan ke anak asuhnya untuk tidak meremehkan tim lawan. “Mereka (pemain, Red) harus paham setiap pertandingan tidak akan mudah. Semua lawan berat,” tekannya pelatih berkacamata ini.

Bahkan kekalahan atas Dewa United Banten FC pada Jumat (22/8) membuat jalan Persik Kediri di BRI Super League semakin berat.

Bukan tanpa sebab karena sekarang skuad Macan Putih terperosok ke zona degradasi. Kendati demikian, masih ada puluhan pertandingan yang menanti. Terdekat, Persik Kediri akan menantang PSBS Biak pada Jumat (29/8) mendatang.

Baca Juga: Manajemen Persik Kediri Pinjamkan Aulia Ramadhan Lubis ke Persikad Depok Karena Hal Ini

Dia menjelaskan, skuad Macan Putih harus tertinggal dua gol dari Banten Warriors-julukan Dewa United Banten FC di babak pertama. Situasi itu membuat Banten Warriors bermain lebih percaya diri. Sebaliknya, para pemain Persik Kediri bermain dalam keadaan tertekan.

Kepercayaan diri skuad Macan Putih mulai kembali saat Ezra Walian bisa mencetak gol. Hanya saja, malapetaka datang ketika Banten Warriors mendapatkan peluang berupa penalti.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#persik kediri #BRI Super League #dewa united #Banten #ong kim swee #zona degradasi