KEDIRI, JP Radar Kediri– Skuad Macan Putih hanya membawa satu poin di laga perdananya. Melawan Bali United FC, mereka kecolongan di menit akhir.
Skor 1-1 berakhir untuk kedua tim. Meski kecewa, penggawa Persik Kediri berusaha move on. Fokus ke laga berikutnya.
Head Coach Persik Kediri Ong Kim Swee mengatakan, laga melawan Bali United bukan pertandingan mudah.
Menurutnya, skuad Serdadu Tridatu memiliki pemain-pemain berkualitas. Sehingga, bermain imbang merupakan hasil yang tidak sepenuhnya buruk.
“Tetapi kehilangan dua poin pada penghujung pertandingan dengan waktu tambahan yang begitu banyak sudah pasti akan mengecewakan,” sesal pelatih yang akrab disapa Ong itu.
Kendati demikian, pertandingan kontra Bali United FC sudah berlalu. Selanjutnya, masih ada 33 pertandingan yang harus dilakoni Macan Putih di kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Sehingga Ong tidak ingin larut dengan hasil imbang di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Minggu (10/8) lalu. Ong pun mengajak semua pemainnya untuk fokus menatap laga kedepan.
“Yang perlu kami lakukan sekarang kami harus belajar. Kami masih ada banyak pertandingan yang harus harus dilalui,” tegas eks pelatih Tim Nasional (Timnas) Malaysia ini.
Terdekat, anak asuhnya akan menghadapi Madura United FC pada Sabtu (16/8). Secara statistik, tim berjuluk Laskar Sape Kerrap harusnya bukan lawan yang sulit bagi Macan Putih.
Mungkin bisa dilihat dari gol yang diciptakan oleh Persik Kediri dan Madura United. Pada laga perdana, keduanya sama-sama mencetak satu gol. Dari sisi akurasi tembakan, Persik Kediri lebih unggul sekitar lima persen.
Macan Putih vs Laskar Sape Kerrap:
Statistik Persik Kediri
Penguasaan bola 33 %
Tembakan ke gawang 3
Total tembakan 6
Akurasi tembakan 60 %
Umpan sukses 174
Umpan gagal 62
Tendangan sudut 7
Tekel sukses 25
Offside 1
Pelanggaran 9
Kartu kuning 1
Kartu merah -
Statistik Madura United FC
Penguasaan bola 55 %
Tembakan ke gawang 5
Total tembakan 11
Akurasi tembakan 55,56 %
Umpan sukses 344
Umpan gagal 99
Tendangan sudut 6
Tekel sukses 16
Offside 2
Pelanggaran 9
Kartu kuning 2
Kartu merah -
Editor : Andhika Attar Anindita