KEDIRI, JP Radar Kediri– Renovasi Stadion Brawijaya untuk menggelar BRI Super League terus dikebut.
Salah satu item perbaikannya adalah penggantian papan skor. Rencananya, papan skor konvensional itu akan digantik videotron portable.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri Imam Muttakin.
Menurut Imam, manajemen Persik telah membuat kesepakatan terkait papan skor. Yakni dengan menyediakan papan skor skor berupa videotron portable.
“Jadi ketika akan pertandingan dipasang lalu setelah pertandingan dilepas,” kata pria yang akrab disapa Imam itu.
Sementara itu, perbaikan utama yang dilakukan oleh pihaknya adalah pergantian lampu stadion.
Menurutnya, proses pergantian lampu dari halogen ke Light Emitting Diode (LED) ini membutuhkan waktu tersendiri. Kurang lebih dua bulan.
Mengingat harus ada pengaturan ulang instalasi listrik. “Jadi kami beli lampu sekaligus pasang plus instalasinya,” jelasnya.
Selanjutnya, Imam menekankan pihaknya juga memperhatikan penataan cahaya dalam proses perbaikan nanti.
Sehingga, kekuatan cahaya di lapangan bisa dimaksimalkan. Sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan oleh operator kompetisi.
Kemudian, pemasangan lampu juga tetap memanfaatkan tiang yang sudah ada di stadion. Hanya saja, kerangka untuk lampu akan berbeda.
Mulai dari bentuk, besaran watt, hingga instalasinya. “Otomatis nanti akan merubah dari rangka-rangka lampu yang ada,” tandas Imam.
Seperti diberitakan, Pemkot Kediri turut turun tangan agar Persik Kediri tetap berkandang di Stadion Brawijaya.
Saat ini, puluhan pekerja tengah mengebut pengacatan pada tribun stadion. Tak hanya itu, ruang ganti serta toilet juga akan diperbaiki.
Sebelumnya, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati sempat mengecek langsung proses renovasi Stadion Brawijaya.
Vinanda juga berdiskusi dengan manajemen Persik Kediri. Di antaranya, Direktur Persik Kediri Souraya Farina Alhaddar dan Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Widodo.
Sesuai jadwal, Persik akan melakoni laga perdana di ajang Super League 2025-2026 pada 15 Agustus mendatang.
“Ini upaya kami. Sekali lagi, Persik ini ikonnya Kota Kediri dan Persik ini adalah keluarga kami. Sehingga kami terus support,” janji Vinanda.
Apalagi, jika kondisi stadion lebih baik, bukan hanya Persik Kediri saja yang diuntungkan. Melainkan juga bisa menjadi fasilitas olahraga yang nyaman untuk masyarakat Kota Tahu.
“Semoga semuanya berjalan dengan lancar. Ini nanti akan menjadi semangat baru baik bagi atlet maupun masyarakat yang setiap pagi olahraga di sini,” pungkasnya.
Editor : Andhika Attar Anindita