KEDIRI, JP Radar Kediri- Ong Kim Swee merupakan sosok anyar dalam skuad Persik Kediri di musim ini.
Kehadirannya diharapkan dapat membawa angin segar di musim baru BRI Super League. Banyak pihak meyakini keputusan merekrutnya adalah langkah bijak.
Lalu, bagaimana pandangan Coach Ong tentang Kota Tahu dan Macan Putih? Mari kita simak wawancara eklusif bersama pria asal Malaysia tersebut!
Baca Juga: Duo Pemain Persik Kediri Vava Mario dan Agil Munawar Alami Cedera Jelang Liga 1, Begini Kondisinya
Bagaimana kesan pertama tinggal di Kediri?
Kota yang lebih aman ya dibandingkan dengan Jakarta dan Solo. Jadi lebih tentram. Dan ini dengan cuacanya yang cukup baik.
Saya rasa ini satu situasi yang berbeda. Namun merupakan situasi yang lebih baik.
Apakah Anda mengalami culture shock?
Culture shock tentu enggak. Kita tahu kan Malaysia dan Indonesia boleh dikatakan serumpun. Dan juga makanannya sama di Malaysia juga Indonesia.
Apakah sudah menemukan favorit di Kediri? Dan kuliner apa yang sudah Anda coba?
Belum. Soto Podjok sudah. Ya berbeda dari tempat lain. Solo pun, sotonya pun ada, namun berlainan. Jadi seperti saya kata. Setiap daerah setiap negara, kota, punya keunikan sendiri.
Baca Juga: Persik Kediri Rekrut Striker Asal Prancis Sylvain Atieda, Begini Profilnya
Apakah Anda mengalami kesulitan dalam beradaptasi di Kediri dan tim Persik Kediri?
Tidak. Saya rasa sepak bola tidak akan mengubah apa-apa. Dimana di sepak bola, semua bekerja keras, berusaha, dan untuk memastikan kami berada di situasi yang lebih baik.
Dua minggu lebih bersama skuad Macan Putih. Bagaimana pendapat Anda?
Pogres pemain sangat bagus. Pemain-pemain lokal terutama, dibandingkan minggu pertama.
Sejak kapan Anda melatih? Dan siapa sosok panutan atau idola Anda dalam melatih?
Saya mulai jadi pelatih 20 tahun yang dulu. Dari situ saya mempunyai idola pelatih, seperti semua yang mempunya idola masing-masing. Kalau idola saya Arsene Wenger. Tetapi beliau bukan lagi pelatih sekarang.
Baca Juga: Hal Ini Buat Pelatih Persik Kediri Ong Kim Swee Terpaksa Ubah Program Latihan untuk Hadapi Liga 1
Apakah sosok pelatih yang Anda idolakan memengaruhi gaya Anda dalam melatih?
Setiap pelatih memiliki ego, keunikan masing-masing. Dan ada yang perkara yang boleh diikuti dari pelatih ternama. Tetapi juga ada pelatih-pelatih yang mempunyai falsafah sendiri.
Apa filosofi Anda sebagai pelatih?
Filosofi bisa dilihat dari berbagai aspek ya. Kita harus bersikap profesional atas apa yang kita lakukan. Filosofi saya mungkin yang fleksibel tetapi tegas.
Baca Juga: Persik Kediri Kalah dari Persiku Kudus saat Laga Uji Coba, Begini Kata Coach Ong Kim Swee
Adakah hobi lain selain sepak bola?
Kalau kita berada dalam sepak bola. Kita nggak ada masa (waktu, red) untuk yang lain ya. Kecuali kalau ada masa, masa itu akan diluangkan bersama keluarga.
Berapa bahasa yang Anda kuasai?
Bahasa Malaysia, Indonesia, Inggris, dan sedikit bahasa China.
Apa target pribadi Anda di Persik Kediri?
Masih terlalu awal tetapi setiap pelatih yang melatih tim saya percaya mereka ingin menjadi lebih baik. Dan kita harus bersikap realistis.
Saya percaya kalau kita konsisten kita mampu mengakhiri pada papan yang lebih baik di musim yang akan datang.
Editor : Andhika Attar Anindita