KEDIRI, JP Radar Kediri– Tim sepak bola dari Kota Kediri gagal meraih medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) IX 2025.
Dalam perebutan juara ketiga, tim asuhan Wimba Sutan Fanosa ini kalah dari Kabupaten Jember. Pertandingan berakhir dengan skor 3-2.
“Jadi sampai menit ke-85 kami unggul 2-1. Tetapi di menit-menit terakhir kami kemasukan dua gol. Satunya dari penalti,” beber Ketua Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kediri Tomi Ari Wibowo.
Kendati demikian, pria yang akrab disapa Tomi ini tetap bangga dengan perjuangan tim. Bukan tanpa sebab. Pasalnya, rata-rata pemain masih berusia muda, yakni 18 tahun.
“Yang perlu dibanggakan juga. Para pemain ini murni binaan dari Kota Kediri,” akunya saat dikonfirmasi melalui sambungan telefon WhatsApp.
Para pemain tersebut menjadi modal bagus untuk porprov mendatang. Pun dengan sepak bola di Kota Tahu.
Karenanya, Askot PSSI akan fokus pada pembinaan. “Pembinaan usia 15, 16, dan 17 tahun untuk porprov mendatang,” katanya.
Untuk diketahui, tim dari Kota Kediri mulanya berhasil menjadi runner-up di Grup B dengan perolehan lima poin. Rinciannya, tim Kota Kediri menang atas Kota Blitar dengan skor 2-1.
Selanjutnya, imbang 0-0 saat belawan tim dari Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Malang.
Karenanya, Kota Kediri lolos ke babak delapan besar. Kemudian, perjalanan pun berlanjut hingga babak semifinal.
Sayangnya, tim Kota Kediri keok saat melawan Kabupaten Jember. Hingga akhirnya, posisi terbaik yang didapatkan adalah juara empat pada porprov tahun ini.
Editor : Andhika Attar Anindita