KEDIRI, JP Radar Kediri- Kebersamaan antara Persik Kediri dan Ramiro Fergonzi harus berakhir antiklimaks.
Kedua belah pihak sepakat untuk mengambil jalannya masing-masing. Tak akan ada lagi sosok striker bernomor punggung 9 itu di skuad Macan Putih musim depan.
Ramiro Fergonzi menjadi salah satu pemain yang sering mewarnai daftar susunan pemain (DSP) Persik Kediri.
Posisinya sebagai striker hampir tak tergantikan oleh pemain lainnya. Namun sesekali, tim pelatih menggantinya dengan M. Khanafi.
Selama satu musim di Persik Kediri, pemain yang menggunakan nomor punggung sembilan itu telah mencatatkan 2.502 menit bermain di 29 pertandingan yang diikutinya.
Itupun dia selalu turun sebagai starter. Bila dirata-rata, dia bermain selama 86 menit di setiap pertandingan.
Dari penampilannya tersebut, dia berhasil mencatatkan sembilan gol dan satu assist. Sayang, dia barus menunjukkan tajinya di akhir kompetisi.
Striker asal Persita Tangerang itu relatif sulit menemukan permainan terbaiknya. Terlebih di awal hingga pertengahan musim.
Inkonsistensi dan lemahnya finishing touch membuat karir meredup di tim kebanggaan warga Kediri Raya ini.
Alhasil, Manajemen Persik Kediri memilih tak memperpanjang kontraknya. Dia menanggalkan seragam Macan Putih demi pulang ke kampung halamannya.
Pemain berusia 36 tahun itu akan bermain untuk Club Deportivo Moron. Sebuah tim yang berlaga di divisi dua Argentina.
"Kami mengucapkan terima kasih," kata Manajer Tim Persik Kediri Mochamad Syahid Nur Ichsan.
Menurutnya, kepergian maupun kedatangan pemain sebelum kompetisi dimulai adalah hal wajar.
Begitupun dengan hengkangnya Ramiro Fergonzi dari Persik Kediri. Pria yang akrab disapa Syahid itu menerangkan bahwa kontraknya memang telah berakhir.
Sayangnya, Syahid enggan membeberkan keputusan manajemen yang tidak memperpanjang kontrak Ramiro Fergonzi.
Namun jika melihat dari statistik, pemain yang berposisi striker tersebut belum bisa tampil moncer.
Apalagi bila dibandingkan dengan Flavio Silva, striker Persik Kediri musim 2023/2024. Pasalnya, selisih gol yang berhasil dicetak terpaut jauh.
Ramiro Fergonzi dengan sembilan gol sedangkan Flavio Silva 23 gol. "Dan semua evaluasi dimaksudkan untuk meningkatkan prestasi Persik Kediri kedepannya," tutur Syahid.