KEDIRI, JP Radar Kediri– Laga pamungkas Persik Kediri di Liga 1 musim ini berakhir dengan hasil antiklimaks.
Bermain di depan ribuan Persikmania yang memadati Stadion Brawijaya, Macan Putih justru keok. Tak mampu menahan gempuran Borneo FC Samarinda.
Atas hasil minor ini, Kapten Persik Kediri Ady Eko Jayanto tak bisa menyembunyikan kekecawaannya.
“Saya mewakili semua pemain, official, pelatih, saya minta maaf kepada semua warga Kediri dan suporter. Kami belum maksimal hari ini,” ujarnya kepada awak media usai pertandingan.
Pemain asli Kediri itu menyadari bahwa suporter berharap kemenangan di laga terakhir kemarin. Apalagi, pertandingan berlangsung di kandang sendiri.
“Kami sebagai pemain sudah berusaha semaksimal mungkin,” kata pemain yang akrab disapa Ady itu.
Dia mengungkap, mental skuad Macan Putih sempat menurun selama putaran kedua musim ini. Pemicunya bermula saat beberapa pemain inti mengalami cedera.
Lalu ada juga yang absen lantaran hukuman kartu. Baik kartu merah maupun kuning. “Putaran pertama memang bagus.
Di putaran kedua memang banyak pemain cedera, intinya tidak full team. Itu benar kata coach (Divaldo) mental pemain pasti kena,” beber pemain bernomor punggung 11 tersebut.
Untuk diketahui, Ady Eko telah bergabung ke Persik Kediri sejak 2018 lalu. Dia menjadi salah satu pemain yang membawa Persik Kediri naik kasta ke Liga 1.
Sementara itu, di musim ini dia telah menyumbangkan satu assist. Menit bermainnya tercatat sebanyak 924 menit di 30 pertandingan yang diikuti.
Sebagai starter, dia turun di sembilan pertandingan. Lalu sebagai pemain pengganti di sembilan pertandingan. Kemudian sebagai pemain cadangan di 12 pertandingan.
Editor : Andhika Attar Anindita