KEDIRI, JP Radar Kediri – Persik Kediri bertandang ke Tanah Minang dengan perasaan campur aduk. Mengingat laga terakhir kontra Arema FC, skuad Macan Putih mengalami insiden perusakan bus.
Bisa jadi memori tersebut bakal mengganggu mental pemain. “Kondisi mungkin ada sedikit trauma.
Tetapi saya lihat mental anak-anak juga cukup kuat. Kami fokus menatap pertandingan sisa musim ini,” tutur Manajer Tim Persik Kediri Mochamad Syahid Nur Ichsan.
Skuad Macan Putih harus kembali fokus melakukan persiapan pertandingan selanjutnya. Para pemain pun fokus berlatih selama seminggu terakhir ini.
Ze Valente dkk harus tetap bekerja mati-matian di pertandingan ini. Sebab, Semen Padang FC mengincar poin penuh untuk selamat dari degradasi.
“Kalau kita lihat Padang mereka butuh poin kan. Kami sudah aman dalam peringkat tetapi kami tidak mau ke sana buat jalan-jalan,” tegas Head Coach Persik Kediri Divaldo Alves saat dikonfirmasi secara terpisah.
Berkaca dari beberapa pertandingan Semen Padang FC, para pemain telah bekerja mati-matian untuk menyelamatkan diri dari zona degradasi.
Di lima pertandingan terakhir, skuad Kabau Sirah berhasil mencatatkan tiga kemenangan. Satu laga imbang dan satu kekalahan.
Artinya, skuad Macan Putih harus tetap bekerja keras bila ingin memenangkan laga. Ya walaupun secara peringkat klasemen, Persik Kediri masih unggul. “Kami mau ke sana untuk cari poin juga,” lanjut Divaldo.
Seperti diberitakan, Persik Kediri masih memiliki dua sisa laga. Terdekat, skuad Macan Putih akan menantang Semen Padang FC di Stadion Haji Agus Salim.
Pertandingan tersebut akan digelar pada Minggu besok (18/5). Lalu, Persik Kediri akan menjamu Borneo FC Samarinda pada Jumat (23/5).
Editor : Andhika Attar Anindita