KEDIRI, JP Radar Kediri – Manajemen Persik Kediri terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait perusakan bus usai laga kontra Arema FC Minggu (11/5).
Semua keterangan dan bukti yang dibutuhkan polisi sudah disampaikan secara lengkap dan menyeluruh.
“Sejauh ini, apa yang sudah diminta oleh pihak-pihak yang berkaitan, kami juga sudah memberikan keterangan apapun itu.
Dan sampai saat ini kami tinggal menunggu saja update-nya seperti apa,” papar Manajer Tim Persik Kediri Mochamad Syahid Nur Ichsan.
Manajemen Macan Putih juga menanti respon dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Pasalnya, pihak baik di PSSI ataaupun dari PT LIB juga menemui Persik Kediri pasca insiden pelemparan bus.
“Kami juga menunggu (perkembangan, red) dari pihak PSSI dan LIB,” lanjut pria yang akrab disapa Syahid.
Dia menekankan bahwa komunikasi dilakukan hampir setiap hari. “Langkah-langkah yang sudah dilakukan manajemen pasca indisen sudah banyak dilakukan. Jadi prinsipnya kami tinggal menunggu aja,” tandasnya.
Seperti diberitakan, bus yang ditumpangi skuad Persik Kediri dirusak usai menjalani laga tandang melawan Arema FC.
Akibat dilempar batu tersebut, kaca bus bagian kiri sampai pecah. Serpihan kaca berserakan dimana-mana.
Tak hanya itu, tiga orang terluka lantaran terkena serpihan kaca. Adalah Divaldo Alves, Antonio Claudio, dan Alfiat. Beruntung, luka yang didapatkan ketiganya tergolong ringan.
Editor : Andhika Attar Anindita