KEDIRI, JP Radar Kediri – Tren minor Persik Kediri akhirnya terputus di laga kontra Arema FC pada Minggu (11/5).
Pada pertandingan tersebut, skuad Macan Putih menang telak dengan skor 0-3 di Stadion Kanjuruhan, Malang. Hal ini tak lepas dari kemampuan beradaptasi dengan permainan lawan.
“Strategi kami, metode kerja kami sama saja. Kami tidak merubah banyak. Tetapi kami adaptasi dengan gaya permainan lawan,” tutur Head Coach Persik Kediri Divaldo Alves.
Selain itu, tim pelatih juga terus melakukan rotasi di lini depan Macan Putih. Saat melawan PSIS Semarang, tim pelatih menaruh Ze Valente, Majed Osman, Hugo Samir, dan M. Khanafi.
Lalu, pada laga Persija Jakarta rotasinya berganti menjadi Majed Osman, Riyatno Abiyoso, Ze Valente, dan Ramiro Fergonzi.
Belum puas dengan perpaduan keempat pemain tersebut, tim pelatih melakukan perombakan lagi. Pada laga kontra Madura United, posisi lini depan diisi oleh Rifqy Ray, Majed Osman, Ze Valente, dan Ramiro Fergonzi.
Sedangkan saat melawan Persebaya Surabaya kembali diubah. Kali ini, adalah Majed Osman, Hugo Samir, Ze Valente, dan Ramiro Fergonzi.
Sementara saat berhadapan dengan Arema FC, Divaldo menaruh Riyatno Abiyoso, Hugo Samir, Ze Valente, dan Ramiro Fergonzi.
“Kami selalu adaptasi dalam sistem permainan lawan. Ya kami harus tetap bekerja seperti ini,” tekannya.
Lebih dari itu, para penggawa Persik Kediri juga menunjukkan determinasi tinggi. “Kami mau fight sendiri.
Dari beberapa pertandingan yang lalu, saya kasih tahu ke grup bahwa kita (Persik Kediri ) sendiri yang bisa fight untuk keluar dari situasi tiga belas pertandingan tanpa kemenangan,” tutur Divaldo.
Meski begitu, skuad Macan Putih masih memiliki pekerjaan rumah (PR). Ya, mereka masih harus tetap menjaga fokus menghadapi sisa laga. Adalah melawan Semen Padang FC (19/5) dan Borneo FC Samarinda (24/5).
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita