KEDIRI, JP Radar Kediri – Sudah menjadi rahasia umum bahwa laga Persik Kediri kontra Persebaya Surabaya banyak dihadiri oleh Bonekmania.
Bahkan, mereka tidak sungkan-sungkan menunjukkan eksistensinya di Stadion Brawijaya. Hal itu memang sengaja dilakukan sebagai bentuk protes kebijakan larangan suporter away.
Tuntutan dihapusnya larangan tersebut memang kerap disuarakan kelompok suporter. Tidak hanya Bonekmania.
Kelompok suporter Persik Kediri juga mengharapkan hal yang sama. Yakni dicabutnya larangan tersebut.
Toh, larangan tersebut juga dinilai hanya formalitas belaka. Berbeda dengan kondisi di lapangan.
“Harapannya pendukung Persik sama seperti Bonek. PSSI, PT LIB, selaku regulator itu mencabut larangan away kepada suporter,” ujar Ahmad Masrur, salah seorang Persikmania.
Pria yang akrab disapa Balo ini memiliki pandangan tersendiri. Menurutnya, beberapa laga di Liga 1 musim ini tetap berjalan lancar meski ada suporter tamu.
Salah satu contohnya saat Persik Kediri menjamu Persebaya Surabaya. Kala itu, ribuan suporter di dalam stadion terbilang kondusif selama pertandingan berjalan.
Hanya gemuruh nyanyian untuk memberikan dukungan terhadap tim kesayangannya. “Alhamdulillah pertandingan berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Tentunya teman-teman yang ada di tribun semuanya saling menjaga kepercayaan biar pertandingan berjalan lancar,” ungkapnya.
Dia menambahkan bahwa situasi kondusif di dalam stadion juga tak lepas dari koordinasi berbagai pihak.
Mulai dari pihak panitia pelaksana, keamanan, serta koordinator dari suporter tamu. “Serta kedua belah pihak harus mampu menerima apapun hasil yang ada di lapangan,” tandas Balo.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita