SEMARANG, JP Radar Kediri – Laga perdana Divaldo Alves sebagai Head Coach Persik Kediri tidak berjalan mulus.
Melawan PSIS Semarang, anak asuhnya gagal meraih kemenangan. Skor kacamata bertahan hingga akhir laga di Stadion Jatidiri, Semarang kemarin.
Atas hasil ini, Divaldo mengaku tidak puas. Dia juga meyakini anak asuhnya mengharapkan poin penuh di kandang Laskar Mahesa Jenar.
Baca Juga: Winger Persik Kediri Riyatno Abiyoso Beberkan Sisi Lemah Macan Putih saat Lawan PSIS
Tetapi hasil laga berakhir sebaliknya. Hanya satu poin saja yang dibawa pulang oleh pelatih baru Macan Putih ini.
“Tetapi kami akan tetap bekerja dan kami masih maksimal untuk kami bisa dapat tiga poin ke depan,” ujar Divaldo.
Padahal, Persik Kediri memiliki beberapa peluang pada pertandingan kali ini. Bahkan, semua pemain depan Macan Putih memiliki kesempatan mencetak gol.
Baik itu M. Khanafi, Ze Valente, Majed Osman, ataupun Riyatno Abiyoso. Tetapi, tidak ada yang bisa membuahkan gol.
Arah bola seringkali mudah dibaca oleh Syahrul Trisna Fadillah, kiper Laskar Mahesa Jenar. Untungnya, situasi di lini depan Persik Kediri disadari Divaldo.
Baca Juga: Persik Kediri Imbang Lawan PSIS Semarang, Posisi Klasemen Liga 1 Rawan Disalip Persita
Pelatih asal Portugal itu mengakui ada keputusan yang diambil anak asuhnya kurang tepat. Baik saat babak pertama maupun kedua.
“Tim kami dapat lebih banyak peluang. Tetapi kami harus kerja lebih keras supaya di depan bisa lebih jelas, keputusan lebih jelas,” akunya pada saat press conference.
Selanjutnya, Divaldo mengatakan akan melakukan perbaikan pada finishing. Alasan kehadirannya di tim Macan Putih juga untuk mengatasi tumpulnya lini depan Persik Kediri.
“Kami perlu perbaiki zona depan,” tekannya sembari akan memberikan permainan yang lebih efektif. Di sisi lain, kondisi lapangan yang basah juga sempat menjadi kendala pertandingan.
Hanya saja, dia berpendapat masalah tersebut hanya terjadi di babak pertama saja. Saaat babak kedua, aliran bola sudah berjalan dengan lebih baik.
Terpisah, Head Coach PSIS Semaran Albert Agius juga kecewa dengan hasil pertandingan. Hanya saja, dia tetap mengapresiasi anak asuhnya yang sudah memberikan perlawanan yang bagus.
Baca Juga: Persik Kediri versus PSIS Semarang, Divaldo Alves Gagal Persembahkan Tiga Poin
Sehingga, skuad Macan Putih kesulitan untuk mencetak gol. “Tetapi untuk menghindari zona degradasi kami harus semua pertandingan (yang tersisa, red),” tegasnya.
Dengan akhir pertandingan yang seri, posisi Persik Kediri di papan klasemen tak mengalami banyak perubahan.
Skuad Macan Putih hanya bisa naik satu tangga. Alias menempati peringat sebelas dengan total 36 poin.
Baca Juga: Persik Kediri versus PSIS Semarang, Skor Kacamata Hiasi Babak Pertama
Nahasnya, posisi ini bersifat sangat sementara. Mengingat Persita Tangerang yang memiliki poin yang sama sekaligus berada tepat di bawah Persik Kediri belum melakoni laga ke-28.
Dengan kata lain, skuad Macan Putih berpeluang besar kembali ke peringkat dua belas. Terlepas dari itu, Persik Kediri akan melakoni pertandingan selanjutnya pada Sabtu (19/4) mendatang. Lawan yang dihadapi adalah Persija Jakarta.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita