KEDIRI, JP Radar Kediri - Zikri Ferdiansyah menjadi salah satu pemain Persik Kediri yang tak pulang kampung saat ini.
Ya, dia memilih untuk tinggal di mes bersama Moch. Soepriadi dan Gabriel Hosea Kapoh. Dia baru berencana pulang saat libur Lebaran nanti. Mengingat jarak Kediri dan Aceh yang jauh.
“Nanti masih ada jadwal latihan lagi. Jadi sekalian nanti saat Lebaran biar nggak bolak-balik,” kata pemain yang akrab disapa Zikri ini.
Menariknya, pemain muda Macan Putih ini baru pertama kali menjalani Ramadan d i Kota Tahu. Menjadi momen pertama juga harus melalui ibadan puasa di rantauan.
Jauh dari keluarga. Praktis, ada perasaan yang berbeda untuk Ramadan kali ini. “Tetapi ini menjadi risiko saya sebagai pemain dan saya harus profesional,” jelasnya.
PerBaca Juga: Gelandang Persik Kediri Adi Eko Jayanto Jaga Sentuhan Bola dengan Cara Ini
Mengenai tradisi Ramadan, Zikri merasa ada sedikit perbedaan saat menjalani bulan puasa di Aceh dan Kediri.
Di kampung halamannya, anak muda seperti dirinya memiliki tradisi khatam alquran di musala. “Itu yang paling terasa perbedaannya,” akunya.
Sementara itu, menu berbuka selalu dicari oleh pemain berusia 21 tahun ini adalah es kelapa dan es tebu.
Untungnya, menu itu tidak sulit dicari di Kediri. Hanya saja, es kelapa menjadi favoritnya di Kota Tahu.
Terlepas dari itu, Zikri tetap berupaya menjaga kondisi fisik selama libur latihan ini. Biasanya, dia bersama Supriadi ataupun Geril Kapoh.
Mereka kerap pergi ke Stadion Brawijaya untuk latihan secara mandiri. Mulai dari jongging hingga menjaga sentuhan bola. “Biasanya sore,” tandasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita