Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Cerita Majed Osman Berpuasa di Kediri, Masakan Istri Bikin Ogah War Takjil

Emilia Susanti • Sabtu, 15 Maret 2025 | 13:10 WIB

 

ANDALAN: Majed OSman menggiring bola di lapangan hijau. Selama Ramadhan ini, dia memilih untuk berbuka di rumah.
ANDALAN: Majed OSman menggiring bola di lapangan hijau. Selama Ramadhan ini, dia memilih untuk berbuka di rumah.

KEDIRI, JP Radar Kediri– Mayoritas pemain Persik Kediri menjalani ibadah puasa Ramadan. Tak hanya pemain lokal. Pemain asing pum juga ikut berpuasa. Salah satunya adalah Majed Osman. 

Pemain asal Lebanon yang membela Macan Putih di musim ini, mengaku bisa menjalani puasa dengan riang gembira di Kediri. Dia dapat menjalankan ibadah di Masjid yang tak jauh dari tempat tinggalnya.  

Baca Juga: Skuad Persik Kediri Bisa Kembali Gunakan Stadion Brawijaya Jadi Homebase, Ini Syaratnya

"Saya bersyukur. Alhamdulillah ada masjid di dekat rumah, bisa salat di sana dan tarawih. Dan makan bersama, itu sangat bagus," kata pemain berusia 30 tahun ini.

Saat berbuka, Majed tidak pusing untuk mencari tempat makan. Dia pun ogah war takjil seperti yang dilakukan sebagian besar masyarakat di Kediri. 

Baca Juga: Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide Lontarkan Pernyataan Soal Jeda Liga 1, Begini Ucapannya

Salah satu yang membuatnya enggan membeli takjil di luar adalah istrinya. Saat ini, sang istri sedang menemaninya tinggal di Kediri. Dialah yang memasak dan menyediakan menu berbuka puasa. 

Yang membuat Majed senang dari masakan istrinya menu yang disajikan selalu makanan khas dari negara asalnya, Lebanon. Hal itu yang membuatnya betah berbuka di rumah. "Saya lihat di Kediri, orang suka berbuka di luar. Di Lebanon, berbuka puasa lebih sering dilakukan di rumah," katanya.

Baca Juga: Manajemen Persik Kediri Liburkan Tim Usai Hasil Seri Lawan PSM Makassar

Apapun itu, Majed mengaku senang bisa berkarir di Indonesia, negara yang mayoritas beragama Islam. Dia mengaku mendapat kemudahan untuk melaksanakan ibadah. Dan sebelum di Kediri, dirinya sudah pernah merasakan Ramadan di kota lain di Indonesia. Tepatnya saat bersama klub sebelumnya yaitu Dewa United FC.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. 

Editor : rekian