BLITAR, JP Radar Kediri – Potensi Persik Kediri menjadi tim musafir di Liga 1 makin menguat. Bahkan, manajemen Macan Putih telah melakukan survey. Salah satunya ke Stadion Supriyadi, Blitar.
“Stadion Soepriadi kan sudah lolos verifikasi, jadi kami tinggal pakai aja. Ya pertimbangannya dekat,” ujar Ketua Panita Pelaksana (Panpel) Pertandingan Tri Widodo.
Menurutnya, stadion tersebut akan digunakan untuk tiga laga kandang Persik Kediri. Yakni melawan PSM Makassar (11/3), Persija Jakarta (19/4), dan Borneo FC Samarinda (24/5). Sementara, laga kontra Persebaya Surabaya (5/4) belum bisa dipastikan.
Terpisah, Candra Muhammad, salah satu Persikmania mengaku berharap Macan Putih tetap berkandang di Kediri.
Terlebih, banyak isu berkembang di kalangan suporter terkait hal tersebut. “Banyak sekali sudut pandang dari suporter,” lanjutnya.
Pertama adalah kekhawatiran akan identitas Persik Kediri. Pasalnya, bermain di kota orang menimbulkan rasa semacam kehilangan rumah sendiri.
Sehingga rasa bangga juga terasa hilang. Kegelisahan selanjutnya mengenai performa skuad Macan Putih.
Tak hanya itu, suporter juga memikirkan nasib pedagang-pedangang sekitar stadion. Pasalnya, mereka turut merasakan dampak ekonomi saat pertandingan berlangsung.
Bahkan, ada ketakutan terkait berkurangnya basis suporter. Terakhir, banyak yang mempertanyakan sulitnya Persik Kediri memenangi laga kandang.
Soal ini, setiap suporter miliki dugaan sendiri-sendiri. Apakah karena infrastruktur, regulasi, atau sebab lainnya. Yang pasti, suporter ingin segera ada jalan keluar.
“Solusi ideal tentu memastikan Persik bisa tetap bermain di Kediri dengan dukungan penuh dari pemerintah, manajemen klub, dan pihak-pihak terkait,” tandasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita