BANDUNG, JP Radar Kediri - Tren minor Persik Kediri terus berlanjut. Kini, delapan pertandingan dilakoni Macan Putih tanpa kemenangan.
Melawan Persib Bandung sang pemuncak klasemen, Persik Kediri tunduk 4-1 di Gelora Bandung Lautan Api. Salah satu alasannya adalah insiden kartu merah Kiko Carneiro.
Head Coach Persik Kediri Marcelo Rospide mengaku timnya mendapat banyak tekanan saat pertandingan.
Kondisi semakin berat ketika timnya kebobolan dua gol. Membuat anak asuhnya harus bekerja sangat keras untuk mengejar ketertinggalan di babak kedua.
"Kami mulai bisa melancarkan strategi kami dan (strategi) berjalan dengan baik sebelum akhirnya kami harus kehilangan satu pemain," jelas pelatih yang akrab disapa Marcelo itu. Kiko terpaksa mandi lebih cepat dalam pertandingan pada Rabu malam (5/3).
Pemain bernomor punggung tiga itu melakukan aksi protes yang membuat wasit Alex Febrian Sinaga mengganjarnya dengan kartu kuning. Sialnya, itu merupakan kartu kuning kedua bagi Kiko di pertandingan tersebut.
Walhasil, Kiko harus keluar lapangan di menit 72'. Akibatnya, skuad Macan Putih semakin sulit menjalani sisa waktu pertandingan.
"Setelah itu, bermain tanpa satu pemain (sepuluh pemain, red) sangat sulit bagi seluruh tim. Dan sayangnya hasil pertandingan tidak baik untuk kami," sesalnya.
Persik Kediri harus tertinggal 2-0 di babak pertama. Pada babak tersebut, Persib Bandung berhasil mencetak gol pertamanya di menit 29' melalui sundulan dari Nick Kuipers.
Peluang itu datang dari sepak pojok yang dieksekusi oleh Mark Klok. Sedangkan gol kedua diciptakan oleh Ryan Kurnia di menit 40+5', juga melalui sundulan.
Seperti yang dikatakan Marcelo, skuad Macan Putih berhasil membenahi sedikit permainannya.
Dan peluang emas pun datang. Wasit Axel memutuskan untuk memberi hadiah penalti ke Persik Kediri imbas aksi pemain Persib Bandung yang membuat ruang gerak Vava Mario menjadi terbatas.
Kala itu, insiden tersebut terjadi di kotak penalti. Walau sang wasit awalnya tak menganggap ada kesalahan, ternyata setelah pengecekan VAR keputusan jadi berubah. Yakni penalti untuk Persik Kediri.
Penalti itu kemudian dieksekusi oleh Majed Osman. Berkat ketenangannya, pemain bernomor punggung 17 itu berhasil mengecoh kiper Maung Bandung. Satu gol untuk Persik Kediri.
Bermain hanya dengan sepuluh pemain, skuad Macan Putih tampak sangat kewalahan. Sementara Persib Bandung semakin leluasa untuk mengendalikan permainan lagi.
Dan akhirnya, sang Maung Bandung berhasil menambah dua gol di babak kedua. Gol itu diciptakan oleh David da Silva di menit 77' dan Beckham Putra di menit 90+2'. Pertandingan pun berakhir 4-1.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita