Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Panpel Persik Kediri Temukan Tujuh Lampu Bohlam Stadion Brawijaya Padam, Ini Langkah Antisipasinya

Emilia Susanti • Rabu, 26 Februari 2025 | 14:00 WIB
Stadion Brawijaya dipotret menggunakan drone.
Stadion Brawijaya dipotret menggunakan drone.

KEDIRI, JP Radar Kediri – Persik Kediri kembali menjalani laga kandang pada Sabtu (1/3) besok. Lawannya adalah Dewa United FC.

Berlangsung di bulan Ramadan, pertandingan akhirnya digelar malam hari. Tak ayal, lampu Stadion Brawijaya bakal kembali menjadi sorotan.

Agar kejadian serupa tak terulang lagi, panitia pelaksana (panpel) melakukan berbagai upaya.

Salah satunya melakukan pengecekan setiap lampu di Stadion Brawijaya. Dari 96 bola lampu yang terpasang di empat tiang, ada tujuh yang tak bisa menyala.

Setiap bola lampunya memiliki daya sebesar 2.000 watt. Karenanya, panpel mengajak pihak ketiga melakukan pengecekan untuk mengetahui penyebabnya.

“Kami lakukan maintenance, kami datangkan teknisi. Mudah-mudahan bohlamnya tidak ada yang mati dan hanya trouble pada jaringannya,” kata Ketua Panpel Pertandingan Tri Widodo.

Laga pada pukul 20.30 WIB itu seolah membuka ingatan ketika Persik menjamu Persis Solo. Pada Jumat (19/2) lalu, insiden lampu stadion padam masih melekat dalam ingatan.

Insiden itu mengakibatkan pertandingan terhenti selama kurang lebih sebelas menit. Walhasil, Persik mendapat kritikan tajam atas insiden ini.

Panpel juga bakal menggunakan genset untuk kebutuhan listrik saat pertandingan. Yang mana, kebutuhan listrik selama ini hanya berasal dari PLN.

“Kami juga pakai PLN. Tapi yang utama (keperluan pertandingan, red) kami akan pakai genset,” tegas pria yang akrab disapa Widodo itu.

Untuk diketahui, Stadion Brawijaya sejatinya sudah dilengkapi dengan genset. Berada di ruangan sebelah utara pintu masuk pemain dan official. Sayangnya, genset itu sudah lama tak difungsikan dan minim perawatan.

Apalagi, genset yang sudah ada sejak 2004 itu mengeluarkan bunyi keras yang mengganggu. Karenanya, panpel memutuskan untuk menyewa.

“Sudah 21 tahun dan saya (sebagai panpel, red) belum pernah menggunakan genset,” aku pria berkumis itu.

Sementara itu, pengecekan lampu direncanakan rampung pada hari ini. Selain berharap kerusakan tidak terjadi di bola lampu, pihaknya juga berharap tidak terjadi turun hujan.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Andhika Attar Anindita
#klasemen liga 1 #liga 1 #persik kediri #stadion brawijaya kediri #liga 1 indonesia #persik