Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Panpel Persik Bakal Antisipasi Lampu Mati di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Ini Caranya

Wahyu Adji Febrianto • Senin, 17 Februari 2025 | 13:00 WIB
Suasana pertandingan Persik versus Persis Solo saat lampu Stadion Brawijaya mati.
Suasana pertandingan Persik versus Persis Solo saat lampu Stadion Brawijaya mati.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Insiden lampu Stadion Brawijaya yang mati saat laga Persik kontra Persis jadi perhatian banyak pihak.

Terutama bagi panitia pelaksana (Panpel) pertandingan. Berkaca dari hal tersebut panpel akan melakukan serangkaian antisipasi.

Ada beberapa rencana yang akan dilakukan Panpel Persik agar kejadian yang menghebohkan pecinta sepak bola tersebut tidak terjadi lagi.

Yang pertama, Macan Putih akan bersurat ke PLN Cabang Kediri. Tidak lain untuk mengantisipasi kejadian kemarin.

“Kami akan bersurat ke PLN untuk melakukan pengecekan sebelum pertandingan. H-2 atau H-1 sebelum pertandingan,” ujar Ketua Panpel Persik Kediri Tri Widodo.

Pria yang akrab disapa Widodo tersebut menambahkan, pengecekan dilakukan untuk antisipasi. Salah satunya mengetahui mana yang harus dibenahi atau dilakukan maintenance.

Widodo juga mengungkapkan, minggu ini akan mengajak petugas dari PLN melakukan pengecekan ke Stadion Brawijaya.

“Antara hari Selasa atau Rabu. Kami akan mengajak PLN untuk mengecek keberadaan jaringan yang menuju ke dalam stadion” tambahnya.

Pria berkumis tebal itu juga menegaskan bahwa petugas PLN selalu standby setiap pertandingan Persik. Mereka berjaga bila terjadi kendala pada kelistrikan.

“Setiap pertandingan Persik, baik itu sore maupun malam. Empat petugas PLN selalu standby di lokasi seputaran Stadion Brawijaya” tegas Widodo.

Selain bersurat dan berkoordinasi dengan pihak PLN, pihaknya juga memiliki strategi lain. Yaitu dengan melibatkan petugas keamanan untuk menjaga gardu listrik. Utamanya yang menyuplai pasokan listrik ke Stadion Brawijaya.

“Kami juga akan minta bantuan petugas dari TNI dan Polri untuk menjaga keberadaan gardu yang berada di selatan stadion. Kebetulan, area gardu masuk zona 2 wilayahnya petugas keamanan,” terang pria berkacamata tersebut.

Seperti diketahui, insiden mati lampu terjadi pada saat Persik Kediri menghadapi Persis Solo, Jumat (14/2) kemarin.

Lampu mati yang terjadi saat pertandingan memasuki menit ke-86 tersebut memaksa pertandingan harus dihentikan kurang lebih sepuluh menit.

Di lain sisi, penjualan tiket dalam laga ini sedikitnya mencapai 4,8 ribu lembar. Walau begitu, penonton yang hadir bukan hanya Persikmania. Suporter Persis Solo nekat away ke Kota Tahu.

Mereka tetap mendukung langsung Laskar Sambernyawa. Meskipun ada aturan larangan suporter lawan untuk tandang.

Setelahnya, skuad Macan Putih akan melakoni laga tandang menghadapi PSBS Biak di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Jumat (21/2) depan.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Andhika Attar Anindita
#klasemen liga 1 #liga 1 #viral #persis #persik #stadion brawijaya