KEDIRI, JP Radar Kediri– Ini kondisi sulit bagi Persik Kediri. Menghadapi PSBS Biak pekan depan, skuad Macan Putih bakal kehilangan beberapa pemain andalannya.
Itu menyusul ada beberapa pemain andalan Persik Kediri yang kena kartu merah serta akumulasi kartu kuning.
Di pertandingan Liga 1 antara Persik Kediri vs Persis pada Jumat (14/2) lalu, ada tiga penggawa Persik yang kena kartu.
Baca Juga: Persik vs Persis: Drama Kartu Merah, Gol Dianulir VAR hingga Lampu Stadion Brawijaya Kediri Mati
Yakni Ramiro Fergonzi, Ahmad Nuri Fasya, dan Krisna Bayu Otto. Fergonzi dan Bayu Otto dipastikan tidak bisa diturunkan saat menghadapi PSBS Biak pada Jumat (21/2) mendatang.
Fergonzi tidak bisa bermain karena kena kartu merah. Sedangkan Bayu Otto mendapat akumulasi kartu.
Baca Juga: Liga 1 Persik vs Persis Diwarnai Lampu Mati di Stadion Brawijaya Kota Kediri
Pada pertandingan melawan Persis Solo, Bayu Otto mendapat kartu kuning. Kehilangan dua pemain utama membuat Head Coach Persik Kediri Marcelo Rospide harus meramu ulang taktik saat melawan PSBS Biak.
Fergonzi dikenakan kartu merah karena setelah Sutanto Tan, pemain belakang Persis Solo tergeletak.
Baca Juga: Liga 1 Persik vs Persis, Kartu Merah Ramiro Fergonzi di Babak Pertama Buyarkan Strategi Macan Putih
Pengadil lapangan yang tidak mengetahui kejadian itu lalu mengecek video assistant referee (VAR). Ternyata ada gerakan tangan Ramiro Fergonzi kepada pemain Sutanto Tan.
Akibatnya, pemain Macan Putih bernomor punggung sembilan ini harus dikeluarkan dari lapangan. Itu adalah rekor kartu merah tercepat di kompetisi Liga 1 musim ini.
“Sangat sulit ketika kami harus kehilangan satu pemain,” kata Marcelo.
Kehilangan satu pemain itu karena kartu merah itu akan memberatkan pertandingan selanjutnya. Termasuk juga harus kehilangan Bayu Otto lantaran akumulasi kartu kuning.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian