KABUPATEN, JP Radar Kediri- Persik Kediri memang masih mengandalkan Stadion Brawijaya sebagai homebase di Liga 1.
Namun, untuk menggelar latihan rutin, Macan Putih punya opsi lain. Anak asuh Marcelo Rospide itu juga kerap berlatih di Gelora Daha Jayati.
Persik Kediri tercatat beberapa menggelar latihan di stadion yang berada di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan.
Skuad Macan Putih pertama kali menjajal rumput stadion pada Rabu, 31 Juli 2024 lalu. Ternyata, alternatif ini sangat disukai oleh Ze Valente, kapten Persik Kediri.
“Saya kira sudah sangat jelas perbedaannya. Di sini sangat layak untuk sepak bola,” ujar pemain asal Portugal itu.
Menurutnya, ada kesulitan tersendiri untuk bermain di lapangan Brawijaya. Tidak hanya dirasakan olehnya.
Tetapi juga pemain bahkan tim lain. Pemain bernomor punggung sepuluh ini pun sering menerma kritikan dari tim lawan.
“Mereka selalu komen (mengeluh, red) kepada kami. Para pemain (tim lain, red) selalu bilang sangat sulit bermain di sana (lapangan Brawijaya, red),” bebernya.
Selain itu, Ze berpendapat bahwa ukuran lapangan di Stadion GDJ lebih besar dibandingkan di Stadion Brawijaya. Di samping kondisi rumput yang lebih bagus.
“Saya pikir ketika kami pindah ke sini, kami juga akan mendapat hasil yang bagus. Saya harap bisa pindah segera,” tandasnya saat ditemui di Stadion GDJ.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah