KEDIRI, JP Radar Kediri– Persik Kediri menang tipis dalam latih tanding yang sudah diagendakan Sabtu (16/11). Kemarin, tim berjuluk Macan Putih itu mengundang Sang Maestro FC sebagai lawannya. Hasilnya, Persik Kediri menang dengan skor akhir 2-1.
Seperti yang direncanakan Marcelo Rospide, Head Coach Persik Kediri, tim pelatih membagi anak asuhnya menjadi dua tim. Mereka diturunkan di babak yang berbeda.
Tujuannya, pelatih ingin memberikan menit bermain kepada semua anak asuhnya. Walaupun dalam kenyataannya tak semua merumput lantaran cedera. Diantaranya Ousmane Fane dan Dede Sapari.
“Kami menggunakan dua tim. Babak pertama satu tim dan babak kedua tim yang lain,” jelas pelatih yang akrab disapa Marcelo itu.
³Baca Juga: Persik Kediri Tak Gentar Tantang PSIS Semarang dalam Lanjutan Liga 1, Ini Salah Satu Alasannya
Di babak pertama, pelatih menurunkan para pemain yang biasanya ditunjuk sebagai starter. Meliputi Ze Valente, Ramiro Fergonzi, Ezra Walian, Hugo Samir, Krisna Bayu Otto, Yusuf Meilana, Al Hamra Hehanussa, Fransisco Carneiro, dan Leonardo Navacchio. Kemudian dalam latih tanding kemarin, juga masuk Adi Eko Jayanto dan Vava Mario.
Selama babak pertama, permainan berjalan lumayang sengit. Skuad Macan Putih berusaha keras untuk mencetak gol. Namun butuh waktu cukup lama untuk mencetak skor. Yakni sekitar 30 menit permainan berjalan. Gol itu dicetak oleh Ramiro Fergonzi, striker Persik Kediri.
Nyatanya, Sang Maestro FC tak ingin tertinggal. Sekitar tujuh menit berselang, tim yang berasal dari Surabaya bisa menyamai kedudukan. Alhasil, skor berakhir imbang 1-1 di babak pertama.
Kemudian di babak kedua, Marcelo menurunkan tim keduanya. Meliputi Husna Al Malik, Didik Wahyu, Brendon Lucas, Zikri Ferdiansyah, Faris Aditama, Evan Dimas, Ahmad Agung, Nuri Fasya, Rifqi Ray, Riyatno Abiyoso, dan M. Kanafi.
Pertandingan juga berjalan sengit. Persik Kediri baru bisa mencetak gol di menit-menit akhir melalui peluang tendangan penalti. Kala itu, M. Kanafi sukses melepaskan tendangannya dan merubah skor menjadi 2-1.
Terpisah, Pelatih Sang Maestro Nus Yadera mengaku bersyukur bisa menjalani latih tanding dengan Persik Kediri. Pasalnya, anak asuhnya selama ini baru berkesempatan melakoni uji coba dengan Persebaya Surabaya.
“Mudah-mudahan pengalaman di tim saya ini bagaimana mengambil hikmahnya. Kediri juga cukup bagus ya permainannya,” katanya usai latih tanding selesai.
Terlepas dari permainan, laga uji coba kemarin berlangsung di Stadion Gelora Daha Jayati, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.
Menariknya, pertandingan diwarnai dengan hujan. Bisa dibilang, kemarin merupakan pertandingan pertama yang digelar di stadion yang masih dalam proses pembangunan ini.
“Lapangan ini luar biasa. Tumben sebagus ini,” ungkap Nus Yadera mengenai lapangan Stadion Gelora Daha Jayati. Sukaqŵŵà
Seperti diberitakan, latih tanding menjadi penghujung program latihan di minggu ini. Pada Senin (18/11), tim pelatih akan fokus pada strategi memenangkan pertandingan atas PSIS Semarang yang akan berlangsung pada Sabtu (23/11) di Stadion Brawijaya, Kota Kediri. (em/tar)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah