KEDIRI, JP Radar Kediri– Ezra Walian menjadi salah satu pemain baru yang direkrut Persik Kediri musim ini.
Pemain naturalisasi ini sebelumnya berseragam Persib Bandung. Tak ayal, laga Senin kemarin (28/10) menjadi momen reuni dengan Bojan Hodak, mantan pelatihnya.
Bojan mengaku bahwa sebenarnya dia tak ingin melepas Ezra. Pasalnya, Ezra memiliki kemampuan yang bagus sebagai pemain sepak bola.
Seperti keakuratan umpan. “Mungkin karena budget dan keinginan dia terhadap menit bermain,” kata Bojan menjelaskan alasan dilepasnya Ezra ke Persik Kediri.
Pelatih asal Kroasia itu sengaja mempersempit ruang gerak terhadap mantan anak asuhnya tersebut.
Pasalnya, Bojan sangat mengetahui karakter bermain dari Ezra. Salah satunya adalah shooting yang dinilai sangat berbahaya.
“Dia bermain bagus,” ujarnya menanggapi permainan Ezra bersama Persik Kediri pada Senin (28/10) di Stadion Brawijaya, Kota Kediri.
Untuk diketahui, Ezra Walian menjadi salah satu pemain andalan Marcelo Rospide, sang Pelatih Kepala Persik Kediri.
Indikatornya, pemain bernomor punggun delapan ini selalu masuk line up sejak laga kedua hingga kesembilan.
Kemudian, rata-rata menit bermain Ezra di Persik juga terbilang besar. Totalnya mencapai 720 menit hingga pekan kesembilan.
Bila dirata-rata, Ezra bermain selama 80 menit dalam setiap pertandingan yang dijalaninya.
Sangat jauh berbeda ketika Ezra masih berseragam Persib Bandung. Totalnya hingga pekan kesembilan, dia hanya bermain selama 438 menit.
Jika dirata-rata, dia hanya mendapat menit bermain sebanyak 48,6 menit di setiap pertandingan.
Seperti diberitakan, Ezra bergabung ke Persik Kediri sejak Juli 2024 lalu. Dia langsung bergabung dengan skuad saat training centre di Boyolali, Jawa Tengah.
Saat itu, Ezra mengatakan dirinya senang bergabung ke tim berjuluk Macan Putih ini.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah