KEDIRI, JP Radar Kediri – Leonardo Navacchio, menjadi kiper asing pertama Persik Kediri. Keberadaannya pun menjadi harapan besar bagi Macan Putih.
Faktanya, pemain yang akrab disapa Leo ini selalu dipercaya jajaran pelatih untuk turun sebagai starter.
Menurut Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide, kehadiran kiper asing seperti Leo merupakan hal baik untuk Liga 1.
Meski penjaga gawang lokal juga memiliki kualitas yang bagus, Marcelo terdapat perbedaan mendasar.
“Terkadang untuk tinggi (tinggi badan, red) berbeda,” terang pelatih yang sudah menukangi Macan Putih dari musim lalu ini.
Menariknya, tak hanya Persik Kediri yang memiliki kiper asing seperti Leo Navacchio. Klub Liga 1 lainnya pun juga memiliki.
Seperti PSS Sleman yang mempunyai kiper anyar Alan Jose Bernardon. Seperti halnya Leo, kiper PSS Sleman itu juga berasal dari negeri Samba.
“Ada perbedaan culture dari Europe dan South America. Saya pikir itu baik, mungkin semua tim akan menjadi lebih imbang,” jelas pelatih yang akrab disapa Marcelo itu.
Berkaca dari apa yang disampaikan Marcelo, tinggi badan Leo dengan kiper Persik Kediri lainnya memang berbeda. Jelas lebih tinggi.
Kiper asal Brasil itu tercatat memiliki tinggi 1,92 meter. Kemudian, Husna Al Malik memiliki tinggi 1,78 meter.
Lebih lanjut, Rafly Gabriel Hosea Kapoh setinggi 1,83 meter, dan Eko Saputra 1,82 meter.
Terlepas dari itu, Leo berhasil menunjukkan performa terbaiknya selama berseragam Macan Putih.
Dari tujuh pertandingan yang dijalaninya, Leo mencatatkan nirbobol sebanyak empat pertandingan.
Sementara, dari tiga pertandingan dia mencatatkan kebobolan sebanyak enam gol.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah