Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Liga 1 Persik Kediri vs PSBS Biak, Digadang Menang Macan Putih justru Tumbang di Stadion Brawijaya Kota Kediri

Emilia Susanti • Minggu, 29 September 2024 | 15:30 WIB
MELEMPEM: Striker Persik Kediri Ramiro Fergonzi berhadapan dengan Kiper PSBS Biak JR. Pigai di Stadion Brawijaya kemarin sore. Sayang, tak ada serangan Macan Putih yang berbuah gol.
MELEMPEM: Striker Persik Kediri Ramiro Fergonzi berhadapan dengan Kiper PSBS Biak JR. Pigai di Stadion Brawijaya kemarin sore. Sayang, tak ada serangan Macan Putih yang berbuah gol.

KEDIRI, JP Radar Kediri – Menang. Menang. Tumbang. Itulah hasil yang didapatkan Persik Kediri di tiga laga terakhirnya.

Digadang menang, Macan Putih justru terjungkal dari PSBS Biak di Stadion Brawijaya. Skor 0-1 bertahan hingga peluit panjang ditiup wasit.

Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide mengaku kecewa terhadap hasil pertandingan sore kemarin. Dia menyadari banyak kesalahan yang dilakukan anak asuhnya.

Mulai dari umpan yang tidak tepat hingga penguasaan bola dari pemain yang kerap lepas. Situasi itu begitu kentara ketika memasuki menit-menit akhir pertandingan.

“Saya pikir di akhir pertandingan para pemain ingin mempercepat permainan. Tetapi kami melakukan beberapa kesalahan,” kata pelatih berkewarganegaraan Brasil ini.

Persik Kediri sejatinya berhasil menguasai permainan di babak pertama. Sayangnya, serangan yang dilakukan Ze Valente Cs selalu mengalami kebuntuan. Tidak lain karena sang lawan yang sudah menyiapkan permainan bertahan.

Masalah semakin rumit ketika PSBS mendapat kesempatan melangsungkan penalti. Penyebabnya, handsball Agil Munawar.

Selanjutnya, Alexsandro, striker PSBS Biak mengeksekusinya. Melalui tendangan keras pemain bernomor punggung sepuluh ini, bola berhasil menembus penjagaan Leonardo Navacchio. PSBS Biak pun unggul di babak pertama.

Sebetulnya, Persik Kediri bisa mengejar ketertinggalannya di babak kedua. Tetapi PSBS Biak semakin bermain agresif.

Beberapa kali melancarkan serangan berbahaya. Skuad Macan Putih semakin kelabakan meladeni sang lawan.

Terlebih lagi, beberapa pemain terpaksa ditarik keluar karena mengalami cedera. Salah satunya Agil Munawar, pemain yang menggantikan Ahmad Nuri Fasya yang juga cedera di babak pertama.

Praktis, Marcelo terpaksa mengubah strategi permainannya. Penyegaran dilakukan olehnya. Pria yang gemar memakai topi itu memasukkan pemain-pemain yang selama ini duduk di bangku cadangan. Seperti M. Khanafi dan Evan Dimas.

“Kami sangat kecewa karena kami begitu percaya bisa meraih tiga poin di laga home dan masuk dalam championship,” akunya.

Sayangnya, strategi pelatih yang akrab disapa Marcelo ini tidak berhasil. Hingga akhir pertandingan, Persik tidak mampu memenangkan pertandingan. Bahkan menyamai kedudukan pun tidak bisa.

“Mereka sangat kuat dalam bertahan dan memanfaatkan penuh serangan balik. Ini adalah sepak bola, kami harus menerima hasil ini,” sesal Marcelo di depan awak media.

Terpisah, Pelatih PSBS Biak Marcos Guillermo Samso mengaku puas dengan hasil pertandingan kemarin sore. Apalagi, anak asuhnya berhasil memenangkan pertandingan di kandang lawan.

“Pertandingan yang sempurna dengan lawan yang susah. Itu karena usaha keras pemain PSBS Biak. Mereka (Persik, red) bermain dengan taktik yang sempurna,” tandasnya.

Untuk diketahui, pertandingan kemarin menjadi laga home terakhir di bulan September ini. Atas kekalahan ini, poin Persik Kediri tak bertambah.

Tetap mengantongi sebelas poin. Setelahnya, skuad Macan Putih akan kembali berlaga away pada Kamis, 17 Oktober 2024 melawan Dewa United.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #biak #radar #liga 1 #kediri #tumbang #persik kediri #psbs biak #liga 1 indonesia #persik #menang #PSBS #macan putih #stadion brawijaya #jawa pos #kota kediri