SOLO, JP Radar Kediri – Skuad Persik Kediri kembali berpesta di Stadion Manahan Solo. Tiga poin berhasil dicuri dari tuan rumah Persis sore kemarin.
Padahal, Macan Putih hanya menyisakan sepuluh orang usai Rohit Chand mendapat kartu kuning kedua.
Beruntung, satu gol Ramiro Fergonzi di menit ke-80 mengantarkan Macan Putih meraih kemenangan.
Sontekan akurat Fergonzi berhasil mengelabui penjaga gawang Laskar Sambernyawa. Umpan manis Faris Aditama sukses dikonversi menjadi gol.
Hasil ini pun membuat Ze Valente Cs naik peringkat di papan klasemen sementara. Persik Kediri tercatat menduduki posisi keenam.
Meski begitu, Pelatih Persik Kediri Marcelo rospide mengaku pertandingan kemarin berjalan sangat sulit.
Anak asuhnya berkali-kali mendapat tekanan dari tuan rumah. Kesempatan dalam sepak pojok maupun tendangan bebas pun lebih banyak didapat Persis Solo.
“Kami tau kualitas dari Persis, begitu juga tekanan bermain yang diberikan ketika di Manahan (stadion, red),” aku pelatih yang akrab disapa Marcelo itu.
Di babak pertama, permainan kedua tim sama kuatnya. Bedanya, Persis mendapat lebih banyak kesempatan sepak pokok dan tendangan bebas. Tetapi, tak ada satu pun peluang tersebut yang bisa terkonversi menjadi gol.
Babak kedua berjalan lebih panas. Tensi permainan pun meningkat. Moussa Sidibe Cs berhasil menguasai pertandingan.
Membuat lini pertahanan Macan Putih harus bekerja keras. Bahkan, shooting tajam beberapa kali mengancam gawang Leo Navacchio.
Hebatnya, semua upaya tersebut berhasil dimentahkan oleh penjaga gawang asing tersebut.
Sementara itu, permainan Ze Valente Cs tidak banyak berkembang. Puncaknya, saat Rohit Chand mendapatkan kartu kuning keduanya.
Pemain asal Nepal itu harus mandi lebih awal. Persik Kediri bermain dengan sepuluh orang.
Beberapa pergantian pemain dilakukan. Riyatno Abiyoso, Krisna Bayu Otto, hingga Ahmad Nuri Fasya pun ditarik.
Marcelo menurunkan beberapa pemain yang selama ini jarang bermain. Seperti Faris Aditama dan pemain muda Rifqi Ray.
Babak kedua kami mendapat kartu merah. Saya harus mengubah strategi,” aku pelatih asal Brasil tersebut.
Di luar dugaan, skuad Persik Kediri justru mampu menciptakan gol. Keunggulan tersebut bertahan hingga peluit panjang ditiupkan oleh wasit.
Laga tandang ke Manahan kembali membuahkan hasil maksimal. Sebelumnya, Macan Putih menang dengan skor 0-2 dari PSS Sleman.
Terpisah, Pelatih Persis Solo Milomir Seslija mengaku sudah berusaha maksimal dalam pertandingan kemarin.
Namun, timnya harus tunduk lagi. Lantaran gol Persik tercipta di menit yang krusial.
Membuat anak asuhnya kesulitan mengejar ketertinggalan. “Kami sudah bekerja keras,” tandasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah