KEDIRI, JP Radar Kediri – Akhirnya, Persik bisa memecah kebuntuan ketika bermain di kandang sendiri.
Skuad Macan Putih pun bisa mengoleksi tiga poin pertamanya di Stadion Brawijaya Kediri.
Keberhasilan itu baru bisa didapat di pertandingan ketiga. Setelah dua partai kandang sebelum ini hanya bisa menghasilkan satu angka.
Yaitu, seri tanpa gol dengan Malut United FC dan kalah dengan skor 1-3 dari Bali United FC.
Wajar bila kemenangan kemarin, meskipun hanya dengan skor tipis, disambut suka cita. Terutama oleh sang pelatih, Marcelo Rospide.
“Kami layak mendapatkan hasil ini,” suluk pelatih berkewarganegaraan Brasil tersebut.
Marcelo mengaku senang dengan hasil yang didapat timnya. Meskipun hanya satu gol yang tercipta. Sebab, menurutnya, sang lawan memiliki pertahanan yang kokoh.
Satu-satunya gol dalam pertandingan kemarin terjadi di menit ke-22. Melalui sang kapten Persik Jose Pedro Magalhaes Valente alias Ze Valente.
Pemain bernomor punggung sepuluh itu melakukannya dari tendangan bebas. Sepakannya melengkung melewati pagar pemain Persita.
Langsung meluncur ke gawang tanpa bisa dijangkau kiper Pendekar Cisadane Igor Rodrigues.
Sejatinya, sepanjang babak pertama Persik Kediri tak memiliki banyak peluang. Setiap kali mencoba menyerang, bola kerap lepas.
Hal serupa juga diperlihatkan tim lawan. Yang juga sama-sama kurang menampilkan permainan menggigit.
Baru di babak kedua, Persik Kediri berusaha bermain lebih agresif. Tetapi serangan yang dibangun selalu digagalkan kawab.
Di samping itu, Ze Valente juga mendapat kawalan dari pemain lawan. Yang membuat umpan-umpanya kurang akurat.
Peluang lebih banyak tercipta di babak kedua. Salah satunya adalah shoot tajam dilayangkan oleh Riyatno Abiyoso dari sisi kiri Igor Rodrigues.
Sayangnya, bola itu berhasil ditangkis oleh sang kiper. Lalu, Ezra Walian yang berposisi pemain sayang juga sempat melakukan sepakan ke gawang. Hanya saja, bola berhasil ditangkap oleh Igor.
Pertandingan sempat memanas di masa tambahan waktu. Sempat terjadi gesekan antara pemain dan official dari kedua tim.
Bahkan, dua kartu merah pun dikeluarkan oleh wasit Amri Nurhadi. Satu untuk Alfian Yoga Wiratna, fisioterapis Persik Kediri. Satunya lagi untuk Irsyad Maulana, yakni pemain cadangan Persita Tangerang.
“Terkadang situasi itu bisa terjadi. Saya pikir itu bukan hal yang baik, tetapi itu bagian dari pertandingan dan saya paham atas reaksi dari pemain dan itu normal,” kilah Marcelo.
Atas kemenangan kemarin, tim berjuluk Macan Putih saat ini mengantongi delapan poin. Unggul satu poin dari Persita Tangerang.
Terpisah, Pelatih Kepala Persita Tangerang Fabio Araujo Lefundes mengaku kecewa dengan pertandingan kemarin.
Menurutnya, permainan sering terhenti. Lalu, dia pun kecewa dengan tambahan waktu yang hanya dua menit.
“Setidaknya tambahan waktunya bisa lima menit. Ini bukan sepak bola, harus lebih baik,” tandasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah