KEDIRI, JP Radar Kediri– Persik Kediri mengawali Liga 1 dengan kekalahan. Hasil tidak memuaskan itu ditakutkan bakal berimbas pada penjualan tiket.
Padahal, potensi pendapatan dari suporter yang menonton langsung sangat tinggi. Otomatis, tren positif bakal mendongkrak penjualan tiket Macan Putih.
Lebih miris lagi, kekalahan tersebut terjadi kendang sendiri. Ze Valente dkk harus mengakui keunggulan Bali United FC.
Skuad Persik harus kalah dengan skor 3-1. Tentu, hal ini tidak boleh dibiarkan. Meski baru laga perdana namun ini menjadi alarm bahaya.
Ketua panitia pelaksana (panpel) Tri Widodo mengatakan bahwa pihaknya ingin suporter senantiasa menonton pertandingan di Stadion Brawijaya. Mengingat masih ada belasan pertandingan yang akan di gelar di stadion ini.
“Masih banyak kemungkinan terjadi. Kalau tim menang pasti jumlah penonton akan mengikuti,” ujar pria yang akrab disapa Widodo.
Terlepas dari itu, tiket pertandingan perdana itu terjual ribuan lembar. Totalnya sebanyak 4.125 tiket dari 6 ribu tiket yang disediakan.
Bisa dikatakan, penjualan tiketnya sebesar 68,7 persen. “Intinya kemenangan, pasti penontonnya akan tambah besar,” ucapnya.
Terkait dengan harga tiket sendiri, pria yang akrab disapa Widodo ini belum bisa memastikan. Apakah ada kenaikan atau justru penurunan harga.
“Saya kira belum ada kebijakan mengarah ke situ,” ujarnya. Seperti diketahui, stadion yang digunakan untuk gelaran Liga 1 belum bisa digunakan maksimal.
Hanya 60 persen dari kapasitas. Di Stadion Brawijaya sendiri, jumlah maksimal penonton yang ditampung sebesar 10 ribu orang.
Oleh karenanya, panpel hanya menyediakan tiket sebesar 6 ribu saja. Di sisi lain, regulasi Liga 1 juga masih melarang kehadiran suporter dari tim tamu.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah