Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Persikmania Ngotot Tolak Larangan Suporter Away di Liga 1

Emilia Susanti • Rabu, 24 Juli 2024 | 16:20 WIB
LOYALITAS: Persikmania mendukung tim idola saat berlaga di Stadion Manahan Solo dalam gelaran Liga 1 Indonesia musim lalu.
LOYALITAS: Persikmania mendukung tim idola saat berlaga di Stadion Manahan Solo dalam gelaran Liga 1 Indonesia musim lalu.

KEDIRI, JP Radar Kediri – Menyaksikan secara langsung klub kesayangan bertanding menjadi kepuasan tersendiri. Tak terkecuali saat melakoni laga tandang. Oleh karena itu, Persikmania ngotot menolak larangan suporter away seperti musim lalu.

Alhasil, para suporter berusaha agar larangan suporter tersebut dicabut. Salah satunya melalui Presidium Nasional Suporter Sepak Bola Indonesia (PN-SSI). Terbaru, para suporter di Jawa Timur mengadakan pertemuan beberapa hari lalu. Salah satu hasilnya yakni seruan agar larangan suporter away dihapus untuk musim depan.

“Ya harus (dicabut, red), bukan cuma berharap,” kata Ketua Aliansi Suporter Persik Kediri Bagus Hutomo.

Menurutnya, tradisi away merupakan bentuk silahturami dalam dunia suporter. Sehingga, mereka sangat menyayangkan larangan tersebut. Terlebih lagi, suporter berpendapat selama ini tidak ada landasan tertulis dari larangan tandang.

“PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) menggunakan alasan larangan away dari FIFA yang sampai sekarang tidak bisa ditunjukkan bukti surat satupun,” keluh Persikmania yang akrab disapa Bagus ini.

Oleh karenanya, Bagus mengaku pihaknya tak gentar mendesak agar larangan away dihapuskan. Dilarang sekalipun, mereka mengaku akan bersikeras datang di kandang lawan Persik Kediri.

“Tidak dicabut pun kami tetap akan away, kami sepakat untuk melawan aturan larangan away,” ujarnya.

Terlepas dari larangan away, ada poin-poin yang disepakat oleh PN-SSI Jawa Timur. Ada lima poin penting yang disepakati. Pertama, tidak lain adalah seruan pencabutan larangan away. Kedua, terbentuknya sembilan presidium wilayah PN-SSI regional Jawa Timur.

Ketiga, kabupaten/kota segera mengadakan jambore. Keempat, bertekat menjaga rasa aman, nyaman, guyub antar sesama suporter di Jawa Timur. Serta, menjunjung tinggi rasa persaudaraan dan menghormati sesama komunitas suporter.

Terakhir, memerangi berita hoax, nyanyian provokatif, vandalisme, persekusi dan kekerasan di dunia suporter di Jawa Timur. Lima kesepakatan ini pun telah ditandatangi pada Minggu (21/7) lalu. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#liga 1 #persik kediri #sepak bola #persik mania #suporter