KEDIRI, JP Radar Kediri – Flavio Silva telah mengucapkan perpisahan dengan Persikmania melalui Instagram miliknya. Tak ayal, posisi ujung tombak dari legion asing Persik Kediri kosong. Dari sekian banyak rumor, nama Ramiro Ezequiel Fergonzi mencuat ke permukaan.
Striker Persita Tangerang itu kuat diisukan bakal merapat ke Kediri. Pemain asal Argentina itu digadang-gadang akan mengisi posisi Flavio sebagai penyerang. Bahkan, Fergonzi tidak hanya kuat sebagai ujung tombak. Dia juga dapat berposisi sebagai penyerang sayap. Baik di sisi kiri maupun di kanan.
Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, kemungkinan striker 34 tahun itu merapat sangat besar. Bahkan, beberapa pihak menyebut bergabungnya Fergonzi sudah 99 persen. Tinggal menunggu pengumuman resmi manajemen saja.
Hanya saja, manajemen Persik Kediri belum memberikan keterangan pasti terkait hal ini. Media Officer (MO) Persik Kediri Haryanto enggan membeberkan apa yang terjadi. “Akan kami sampaikan bertahap (pemain yang direkrut dan dilepas, red),” terangnya.
Kendati demikian, dugaan bergabungnya Fergonzi ke Macan Putih bisa jadi benar. Pada akun Instagram @ligawakanda.id yang membahas perumoran transfer pemain, menyebut bahwa Fergonzi sudah membuat kesepakatan dengan Persik Kediri.
“Done deal: Striker asal Argentina yakni Ramiro Fergonzi kabarnya telah mencapai kesepakatan lisan dengan salah satu klub liga 1 yakni Persik Kediri untuk bergabung di bursa transfer awal musim 2024/2025 mendatang,” tulisnya.
Terlepas dari itu, Fergonzi memiliki kontribusi gol paling besar untuk Persita Tangerang. Selama musim ini, dia berhasil menyumbangkan 12 gol dan lima umpan gol. Memang, secara koleksi gol masih memiliki selisih jauh dengan Flavio Silva. Tetapi, melalui perbandingan lainnya, Fergonzi bisa menjadi pengganti yang pantas atas hengkangnya Flavio.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah