KEDIRI, JP Radar Kediri– Dewi fortuna agaknya belum berpihak pada Persik Kediri. Bermain di kandang, Macan Putih hanya bisa menahan imbang Persita Tangerang dengan skor 1-1.
Hasil laga di Stadion Brawijaya Sabtu sore (20/4) membuat asa klub kebanggaan Kediri Raya ini untuk masuk ke empat besar kian tipis.
Disaksikan oleh sekitar 1.100 suporter, Persik Kediri belum bisa mengeluarkan permainan terbaiknya. Semua serangan yang dilancarkan pemain Persik mampu dihalau dengan apil oleh Persita Tangerang di babak pertama.
Teriakan keras muncul dari tribun penonton saat Macan Putih lebih dahulu kebobolan. Adalah tendangan dari Ramiro Fergonzi pada menit ke-75 yang membuat Persita Tangerang unggul.
Serangan balik dari Persita Tangerang itu berdampak besar pada permainan pemain Persik. Apalagi, setelah Adi Eko mendapat kartu merah, Persik hanya diperkuat oleh 10 pemain.
Beruntung, tidak butuh waktu lama bagi Macan Putih untuk bangkit. Selang lima menit kemudian, tendangan pojok dari Ze Valente mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Flavio Silva yang berada di depan gawang. Dia pun mampu membobol gawang Persita Tangerang pada menit ke-80. Skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan.
Berbagai taktik serangan yang dilancarkan skuad Macan Putih mampu ditahan oleh tim Persita Tangerang yang bermain lengkap hingga akhir. Terkait hasil imbang kemarin, Pelatih Kepala Persik Marcelo Rospide mengaku sedih. Sebab, sejak awal klubnya membidik kemenangan. Bukan lagi hasil seri.
“Pada babak pertama Persik bermain lebih bagus daripada Persita,” jelasnya dalam pers conference kemarin sore. Meski demikian, diakui Marcelo jika pertandingan kemarin merupakan laga yang sulit.
Tim, tutur Marcelo, sudah berusaha menampilkan permainan yang terbaik. Namun, hingga peluit wasit bertiup di akhir pertandingan, mereka belum kunjung bisa mendapat gol tambahan.
Dengan hasil seri, diakui Marcelo jika harapan untuk bisa duduk di empat besar pun semakin sulit. Persik harus bergantung pada hasil permainan di pertandingan lainnya. “Apabila tidak bisa meraih Top 4, kami akan meraih Top 5. Sesuai dengan target di awal musim,” tandasnya.
Terpisah, Ze Valente juga mengakui jika pertandingan kemarin merupakan laga yang sulit. Pemain yang banyak melakukan tendangan pojok itu bahkan menyebut jika pertandingan kemarin sore sulit untuk dimenangkan. Apalagi, kepercayaan diri Macan Putih sempat menurun setelah Adi Eko dikeluarkan. “Ini pertandingan yang sulit karena satu pemain keluar. Membuat sedikit nerveous,” akunya.
Terpisah, Pelatih Persita Tangerang Luis Edmundo Duran R. juga mengatakan pertandingan kemarin sulit untuk dimenangkan. Menurutnya, satu gol yang tercipta kemarin sangat berharga. Pasalnya, incaran mereka adalah mendapat tiga poin. “Kami kerja mati-matian,” tegasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah