Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dulu Diragukan, Kiper Persik Dikri Yusron Kini Jadi Pahlawan

Karen Wibi • Minggu, 7 Januari 2024 | 17:23 WIB

KOKOH: Penjaga gawang Persik Kediri Dikri Yusron. (Foto: Wahyu Adji/JPRK)
KOKOH: Penjaga gawang Persik Kediri Dikri Yusron. (Foto: Wahyu Adji/JPRK)

KEDIRI, JP Radar Kediri - Sempat terpinggirkan di awal musim, Dikri Yusron memberi bukti. Mampu membuktikan layak jadi pilihan utama di bawah mistar. Bahkan, dengan catatan cleansheet 15 pertandingan.

Hanya kebobolan satu gol dalam lima pertandingan terakhirnya. Hal itu yang membuat barisan pertahanan Persik dipandang kokoh. Dan, apresiasi layak diberikan pada sosok Dikri Yusron. Pemain paling bontot dalam urusan pertahanan itu tampil prima di bawah mistar gawang.

Performa Dikri sempat mengalami anomali. Hanya menjadi kiper pelapis di awal musim. Berada di bawah bayang-bayang Kartika Ajie, kiper utama. Catatan hanya bermain empat kali dari dua belas laga adalah peneguhnya. Itupun ketika sang kiper utama tengah cedera.

Namun, putaran cerita berbalik. Sejak Kartika pindah ke Persita, Dikri jadi pilihan utama. Penampilannya, ternyata, layak mendapat dua jempol.

Dikri pun mensyukuri hal ini. Meskipun itu dianggapnya sebagao menjadi ujian.
“Alhamdulillah sekarang bisa menjadi pilihan utama,” ucap pemain asal Kabupaten Ciamis, Jawa Barat itu.

Dikri memang layak mendapat kepercayaan itu. Penampilannya konsisten. Saat ini dia sudah membukukan tujuh kali tanpa kebobolan. Bahkan, di lima pertandingan terakhir dia hanya sekali memungut bola dari gawangnya. Termasuk, catatan unik karena dia menjadi satu-satunya kiper yang mampu memberi assist.

Hal itu terjadi di pekan keenam. Ketika Persik menghadapi PSM Makassar. Menit ke-53, ketika skor 1-1, Dikri melakukan tendangan gawang. Melambung jauh hingga ke pertahanan lawan. Diterima Jefesson ‘Jefinho’ Vieira yang berhasil melewati satu lawan. Kemudian, sang pemain berhasil mencetak gol.

“Mencetak satu assist jadi momen yang paling diingat di Persik,” tandasnya.
Kini, hingga pekan ke-23, klub yang dia bela masih nangkring di papan atas. Bertahan di posisi keenam. Hanya satu setrip di bawah ekspektasi klub, finish lima besar di akhir musim.

Pertanyaannya, apa yang membuat Dikri bisa sebagus ini? “Latihan!” jawabnya singkat. Pemain bernomor punggung 31 itu menegaskan jika latihan menjadi kunci tampil bagus. Sekaligus tampil maksimal.
Catatannya, ketika berlatih pemain harus fokus. Dan dilakukan dengan konsisten.
“Kalau latihan pemain harus memberikan sepenuhnya. Begitu juga ketika bermain,” tambahnya.

Kini, yang ada di benaknya adalah tampil bagus di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Dia tetap ingin jadi pilihan utama. Ingin mewujudkan target yang dicanangkan klub. Finish di lima besar.
Lebih-lebih jika Persik mampu finish empat besar. Dan melaju ke babak play-off. Kalau itu terjadi? “Targetnya ingin membawa Persik juara,” tegasnya.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#diragukan #kedir #persik #Dulu