KEDIRI, JP Radar Kediri - Ahmad Agung memang bukan pilihan utama. Namun kapan pun dibutuhkan, dia akan tampil maksimal. Seperti di dua laga terakhir yang dia jalani.
Laga melawan Persib Bandung (10/12) bak partai hidup dan mati bagi Persik. Lawannya adalah salah satu tim kuat Liga 1. Kemudian, pertandingan dihelat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, kandang klub berjuluk ‘Pangeran Biru’ itu.
Ketika butuh kekuatan penuh, skuad Persik justru ketiban apes. Al Hamra Hehanusa, salah seorang pemain utamanya, cedera. Menit ke-33 dia ditarik keluar.
Situasi pelik bagi pelatih Marcelo Rospide. Dia hanya memiliki dua orang di bangku cadangan. Vava Mario Yagalo dan Ahmad Agung, dua pemain yang jarang merumput.
Keputusan cepat pun dibuat sang pelatih asal Brasil itu. Dia meminta Agung berdiri dan masuk lapangan.
“Benar-benar tidak menyangka. Itu pengalaman yang luar biasa,” ucap Agung mengingat momentum itu.
Awalnya, pendukung Persik banyak yang ragu. Fakta bahwa sang pemain jarang diturunkan membuat pendukung Persik sudah ber-under estimate. Tapi, setelah melihat pemain itu tampil, keraguan itu luntur. Performanya terbilang apik. Dia yang biasa lamban dalam mengantisipasi bola, saat itu tidak lagi. Menjadi tembok yang kokoh bagi lini pertahanan Persik, bersama Anderson do Nascimento.
Luar baisanya, Persik menang di pertandingan iu. Kemudian, gawangnya juga tidak kebobolan. Sekaligus memperpanjang catatan tidak pernah kalah menjadi empat pertandingan terakhir.
Moncernya penampilan kala menghadapi Persib membuat Agung terpilih jadi starter di pertandingan berikutnya. Dan, sekali lagi, dia mampu menjadi jawaban atas absennya Hamra. Lini belakang Persik solid, dan tidak kebobolan. Meskipun mereka gagal menang saat bermain di Stadion Brawijaya itu.
Agung pun perlu bersyukur dengan kesempatan itu. Karena dia mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Menegaskan bahwa dia siap memegang kepercayaan lebih banyak lagi.
“Saya selalu siap kapan pun pelatih butuhkan,” tegasnya.
Agung pun bersuluk jika dirinya tak akan berhenti bermain bagus hanya di dua laga terakhir. Di laga-laga selanjutnya, pemain bernomor punggung 24 itu bakal terus berusaha menjadi pilihan di line up utama. Membantu tim untuk meraih target di akhir musim.
“Harapannya dapat menjadi starter di pertandingan-pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Agar hal itu terwujud, Agung pun siap memacu diri. Berlatih sekeras mungkin. Berjanji mengerahkan 100 persen kemampuannya di lapangan. Sebagai modal bersaing dengan Hamra dan Anderson. Apalagi mantan pemain Bali United ini juga bisa bermain di beberapa posisi lain. Yang bisa menjadi nilai plus bagi dirinya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah